Ubah Lirik Lagu Didi Kempot Pamer Bojo, FX Rudy Minta DPP Introspeksi

PERISTIWA | 24 Januari 2020 19:57 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo dalam beberapa kesempatan menyanyikan lagu campursari milik seniman Didi Kempot. Padahal selama ini Wali Kota Solo itu hanya menyanyikan lagu-lagu Koesplus saat diminta menyumbangkan suaranya.

Selain lagu Suket Teki, lagu hits Didi Kempot berjudul Pamer 'cendol dawet' Bojo juga sering didendangkan. Namun jika diamati seksama, syair dalam lagu campursari dangdut itu telah diubah. Masyarakat menduga syair lagu tersebut untuk menyindir seseorang dalam partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu.

Dalam lagu Pamer Bojo misalnya, pada bait awal hingga tengah telah diganti sentilan. Pada lirik asli berbunyi: Dudu klami anyar sing neng njero lemarimu (Bukan baju baru yang disimpan di almarimu). Nanging bojo anyar sing mbok pamerke neng aku (tapi baju baru yang kamu pamerkan ke aku).

Lirik tersebut kemudian diganti: Dudu klambi abang sing mbok simpen neng atimu (bukan baju merah yang disimpan di hatimu). Nanging klambi anyar sing mbok pamerke neng aku (tapi baju baru yang kau pamerkan ke aku).

Baju merah yang dinyanyikan oleh Rudy identik dengan warna simbol dari PDIP. Tak sedikit yang menduga lirik tersebut ditujukan untuk Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Joko Widodo yang ikut mencalonkan diri dalam Pilkada Solo 2020.

"Ngapain nyindir orang, kan saya tidak menyebut nama. Saya menyampaikan itu kan untuk partai sendiri, bukan untuk siapa-siapa. Partai sekarang harus mau introspeksi dan evaluasi. Menerima sembarang orang itu juga belum tentu, loyalitasnya mungkin tidak seperti yang sudah lama, yang tidak punya kepentingan," ujar Rudy, Jumat (24/1).

Rudy mencontohkan, terbongkarnya kasus suap penetapan pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR 2019-2024 yang melibatkan eks calon legislatif PDIP, Harun Masiku.

"Lha nek saya nyimpen klambi abang kan di hatiku tenan, bukan kutu loncat. Ini harus menjadi introspeksi DPP partai," tandasnya.

Rudy mengajak kepada seluruh warga PDIP agar benar-benar menyimpan baju merah dalam hati. Sehingga tidak hanya dipakai saat mempunyai kepentingan saja.

Menurutnya, partainya saat ini memang memiliki banyak pendatang baru. Ia berharap agar semua kader-kader PDIP bisa komitmen pada partainya. Rudy menegaskan dia tidak menyindir siapapun lewat lagu yang sering ia nyanyikan itu. (mdk/cob)

Baca juga:
FX Rudy Mengaku Tidak Pernah Bicara Rekomendasi kepada Megawati
FX Rudy Berharap Rekomendasi PDIP untuk Purnomo, Ini Pertimbangannya
Wali Kota Solo Siapkan Komentar Pedas Jika Subsidi Elpiji 3 Kg Dicabut
Sambut Imlek, Pertunjukan Kesenian Jawa dan China Disajikan dalam Grebeg Sudiro
Pemkot Solo Luncurkan Bus Layanan IVA Test

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.