UKM Tari Seni dan Budaya UMSU Juara 1 Kategori Folklore Dance di Italia

UKM Tari Seni dan Budaya UMSU Juara 1 Kategori Folklore Dance di Italia
UKM Tari UMSU. ©2022 Merdeka.com/Antara
NEWS | 17 Januari 2022 02:00 Reporter : Dedi Rahmadi

Merdeka.com - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tari Seni dan Budaya Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) meraih juara 1 kategori Folklore Dance di Festival Sopravita Olympic Art Games Internasional di Italia.

Rektor UMSU Prof.Dr. Agussani, MAP mengucapkan selamat atas prestasi internasional yang berhasil diraih tim tari.

“Selamat UKM Tari berhasil menjadi juara 1 Folklore Dance di Itali dan telah mengharumkan nama UMSU di dunia internasional,” ujarnya, Minggu (15/1.

Lebih membanggakan lagi, prestasi internasional UKM tari ini juga ikut membawa nama harum daerah Sumatera Utara, dan Indonesia. Apalagi UKM tari telah berhasil memikat hati para juri dengan tarian tradisional yang dikemas secara modern.

Keberhasilan ini juga sekaligus menjadi bukti bahwa tarian daerah di Indonesia tidak kalah dengan seni dan budaya di negara lain. "Bukan hanya prestasi, tapi yang paling membanggakan juga kita mampu memperkenalkan keindahan dan kekayaan budaya Indonesia di tingkat internasional," katanya.

Pengumuman pemenang festival tari internasional yang diikuti banyak universitas dunia itu diterima, Sabtu (14/1). UKM Tari UMSU sukses meraih yang terbaik mengalahkan tim kuat asal Austria, Malaysia dan Malta yang masing-masing menempati urutan kedua, tiga dan juara harapan.

Sopravita Olympic Art Games Internasional Italy merupakan organisasi Italia yang menangani Festival Seni Internasional ternama di Italia.

Festival ini diselenggarakan secara daring sejak 1 Desember 2021 – 7 Januari 2022, UKM tari UMSU menarik perhatian juri internasional dengan menampilkan tarian tradisional dengan sentuhan modern yang dikemas secara apik.

Lebih lanjut, Rektor mengungkapkan prestasi internasional UKM Tari ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi para mahasiswa untuk bisa ikut dalam kompetisi internasional.

"Prestasi yang diraih ini bisa jadi motivasi bagi mahasiswa lainnya," katanya.

Dalam kesempatan itu, Rektor mengingatkan para mahasiswa yang tergabung dalam UKM tari ini jangan cepat merasa puas. Sebaliknya, prestasi yang diraih menjadi motivasi tersendiri untuk lebih giat berlatih ke depannya.

Sementara itu, Ketua UKM Tari, Anugrah Senja Sari Nasution merasa sangat bersyukur atas pencapaian ini, “Alhamdulillah, pasti senang mendapatkan juara 1 dari 31 negara sekaligus mewakili Indonesia," katanya.

UKM Tari UMSU mengirimkan dua tarian kategori Folklore Dance dalam festival ini yakni, Gebyar Nusantara dan Tongkat Panaluan. Kedua tarian tersebut berhasil membawa UKM Tari UMSU mengalahkan Folklore Dance dari negara lainnya seperti Austria, Malaysia hingga Malta.* (mdk/ded)

Baca juga:
Membaca Makna Lagu Cingcangkeling asal Jawa Barat, Ingatkan Manusia akan Kuasa Tuhan
Alat Musik Sasando Diklaim Sri Lanka, Pemprov NTT Protes Keras WIPO
Kemendikbudristek Tetapkan 289 Warisan Budaya Tak Benda Tahun 2021
Kegiatan Seni Budaya saat Nataru Boleh Digelar, Tapi Tanpa Penonton
Ditetapkan sebagai Warisan Budaya, Ini Fakta Menarik Tahu Takwa dan Tenun Ikat Kediri
Wujud Apresiasi Sastra Jawa, Pemkot Jogja Gelar Festival Sastra 2021

TOPIK TERKAIT

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami