Umrah Dihentikan Sementara, 150 Jemaah Palembang Tertahan di Singapura

Umrah Dihentikan Sementara, 150 Jemaah Palembang Tertahan di Singapura
PERISTIWA | 27 Februari 2020 18:59 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Pasca-dihentikannya kedatangan jemaah umrah oleh Arab Saudi untuk mencegah penyebaran virus Corona, 150 jemaah umrah asal Palembang tertahan di Bandara Changi Singapura. Mereka terpaksa menunda umrah setelah kebijakan itu dicabut.

Jemaah umrah itu berasal beberapa agen perjalanan umrah, seperti Prabu Tour, Minna Tour, MIM Tour, ASQ Travel dan Baitussalam Mandiri. Mereka baru tiba di bandara itu pukul 11.00 siang waktu setempat dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.

Pimpinan perjalanan Prabu Travel Eef Romain mengungkapkan, kabar penghentian sementara perjalanan umrah yang diterbitkan pemerintah Arab Saudi baru diterima setelah berada di pesawat. Pihak maskapai Scoot menjelaskan masalah itu dan diminta jemaah memakluminya.

"Benar, kami masih tertahan di bandara Singapura, tidak bisa melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi untuk berumrah," ungkap Eef, Kamis (27/2).

1 dari 1 halaman

Untuk sementara, kata dia, maskapai memberikan kompensasi hotel dan makan empat kali sehari. Eef mendapat kabar pihak maskapai tengah berkoordinasi dengan pemerintah membahas kepulangan mereka ke tanah air.

"Mudah-mudahan besok sore kami pulang, sekitar pukul lima sore waktu Singapura," ujarnya.

Untuk perjalanan umrah, dipastikan jemaah akan tetap berangkat. Namun waktunya akan diatur kemudian jika aturan itu dicabut pemerintah Arab Saudi.

"Kami sudah komunikasi dengan hotel di Arab Saudi, mereka maklum. Jemaah jangan kecewa karena pasti tetap diberangkatkan jika sudah kembali diizinkan," pungkasnya. (mdk/ray)

Baca juga:
438 Jemaah Umrah dari Juanda ke Arab Saudi Gagal Berangkat
Umrah Ditangguhkan, Jemaah WNI di Saudi Masih Bisa Ziarah ke Madinah
Menko PMK Gelar Rapat Bahas Pelarangan Umrah oleh Saudi
Menlu Upayakan WNI Terlanjur Mendarat di Saudi Diizinkan Umrah
Menag Tanggapi Larangan Umrah Saudi: Keselamatan Jemaah Hal Utama

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami