UNBK Berakhir, Siswa SMPN 7 Medan Dijemput dan Sumbangkan Seragam

PERISTIWA | 25 April 2019 22:28 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP sederajat berakhir, Kamis (25/4). Para siswa SMP Negeri 7 Medan memilih mengumpulkan seragam sekolah untuk disumbangkan daripada mencoretinya.

Seusai ujian terakhir dengan mata ujian Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), 264 siswa SMP 7 Medan mengganti seragamnya dengan kemeja batik. Sementara seragam yang mereka lepas dikumpulkan ke dalam kardus yang telah disediakan.

Bukan hanya menyumbangkan kemeja, Kepala Sekolah (Kasek) SMP Negeri 7 Medan, Irnawati, juga mewajibkan orang tua untuk menjemput anaknya setelah melaksanakan UNBK.

"Pertama kami memohon kerja sama orang tua untuk mengantisipasi euforia siswa setiap tahun, seperti ngebut di jalan, coret-coret, kongkow yang bisa menyebabkan terganggunya arus lalu lintas dan masyarakat," ucap Irnawati.

Pihak sekolah sebelumnya membuat imbauan agar siswa dan orang tua untuk menyumbangkan seragam yang masih layak. Para siswa juga diminta membawa pakaian batik. "Seragamnya dapat digunakan untuk adik-adik kelas maupun yang membutuhkan," jelasnya

Begitupun, pihak sekolah juga menyediakan spanduk putih panjang di sekolah. Para siswa dapat mencorat-coretnya.

"Terakhir, para siswa harus dijemput orang tua saat pulang. Kalau tidak dijemput orang tua, kami sementara menahan mereka, sampai batas waktu kami anggap kondusif untuk diperbolehkan pulang," jelas Irnawati.

Baca juga:
Jaringan Komputer Bermasalah, 39 Siswa SMPN 2 Medan Terpaksa Ujian Susulan
Lembar Jawaban UN SD Tangsel Buram, Disdik Salahkan Percetakan Pemenang Tender
Dari 646 SMP di Garut yang Melaksanakan UNBK Hanya 412
Keseriusan Siswa SD Negeri Cipinang 03 Kerjakan Soal USBN
USBN Hari Pertama, Pelajar di Tangsel Keluhkan Lembar Jawaban Komputer Burem
Siswa SMP se-Jakarta Ikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer

(mdk/rhm)