Universitas Negeri Padang Berlakukan Kuliah Tatap Muka Awal Oktober

Universitas Negeri Padang Berlakukan Kuliah Tatap Muka Awal Oktober
Ilustrasi kuliah tatap muka. ©2021 Merdeka.com/Arie Sunaryo
NEWS | 29 September 2021 00:30 Reporter : Ikhwan

Merdeka.com - Universitas Negeri Padang (UNP) Padang berencana memulai kembali perkuliahan secara tatap muka pada 6 Oktober 2021 mendatang. Mahasiswa yang hadir di kelas dibatasi hanya 50 persen.

"Kita batasi, hanya 50 persen jumlah mahasiswa per kelas yang kuliah tatap muka," kata Wakil Rektor UNP Yasri di Padang, Selasa (28/9).

Dia menjelaskan, kuliah tatap muka hanya diperuntukkan bagi mahasiswa angkatan baru, yakni tahun 2020. Selama ini mereka belum pernah kuliah di kampus itu.

"Untuk tahap awal tatap muka ini untuk angkatan 2020, karena mereka sejak awal tidak pernah ke kampus, kemudian secara bertahap untuk mahasiswa angkatan lainnya," jelas Yasri.

Dia mengatakan, setiap mahasiswa yang akan mengikuti kuliah tatap muka diimbau untuk menjalani vaksinasi Covid-19.

"Apabila secara kesehatan mereka diperbolehkan (untuk) divaksin Covid-19, maka kita minta divaksin karena meningkatkan imun," terang Yasri.

Sejauh ini, kata Yasri, pihaknya telah melakukan persiapan kuliah tatap muka itu, seperti pembatasan kursi di kelas, serta sarana prasarana untuk penerapan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

"Sebelum masuk kelas, mahasiswa harus pakai masker dulu, nanti setelah selesai mereka dilarang berkerumunan dan satpam akan selalu mengawasi mereka," pungkas Yasri.

Seperti diketahui, semenjak Pandemi Covid-19 melanda, mahasiswa mulai dari angkatan tahun 2020 belum pernah mengikuti perkuliahan tatap muka. Mereka hanya belajar daring. (mdk/yan)

Baca juga:
Awasi Uji Coba PTM, Pemkot Bogor Bentuk Satgas Covid-19 Sekolah
Tips Sekolah Tatap Muka saat Pandemi Covid-19 dari Ikatan Dokter Anak Indonesia
PTM di Medan Dimulai Pekan Depan, Pemkot Genjot Vaksinasi Pelajar SMP
Soal PTM, Dokter Anak Singgung Ketersediaan Fasilitas Tes PCR di Daerah
Menko Luhut: Kita Lebih Takut Generasi akan Datang Menjadi Bodoh
Nadiem: Lebih Menyeramkan, Dampak Permanen Jika PJJ Dilaksanakan Terus Menerus

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami