Unsyiah Ciptakan Hand Sanitizer Berbahan Baku Alami untuk Warga Aceh

Unsyiah Ciptakan Hand Sanitizer Berbahan Baku Alami untuk Warga Aceh
PERISTIWA | 18 Maret 2020 00:33 Reporter : Afif

Merdeka.com - Hand sanitizer dan masker menjadi barang langka di pasaran sejak wabah virus Corona terjadi di Indonesia. Kalau pun tersedia, harganya melambung tinggi dan sangat sulit didapatkan.

Mengatasi kelangkaan hand sanitizer yang sangat dibutuhkan sekarang, Atsiri Research Center (ARC) Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) melakukan inovasi dengan memproduksi hand sanitizer bernama U-Hansa.

Inovasi ini tentu sedikit membantu ketersediaan hand sanitizer, setidaknya di kawasan Kota Banda Aceh. Apa lagi U-Hansa itu sudah diuji laboratorium di Fakultas Kedokteran Unsyiah dan layak dipergunakan.

Kepala ARC Unsyiah Dr. Syaifullah, ST, M.Eng mengatakan, inovasi ini adalah untuk mengatasi kelangkaan hand sanitizer di pasaran terkait wabah virus Corona. Sebenarnya sejak 2018 ARC Unsyiah sudah melakukan riset terkait produk hand sanitizer berbasis minyak atsiri nilam. Awalnya produk hand sanitizer U-Hansa diproduksi untuk keperluan internal Unsyiah.

"Tapi karena permintaan yang begitu tinggi dari masyarakat, dan kelangkaan produk di pasaran, maka akhirnya diproduksi lebih banyak agar dapat membantu kebutuhan masyarakat terhadap hand sanitizer," kata Syaifullah, Selasa (17/3).

Syaifullah juga menjelaskan, U-Hansa diproduksi dengan merujuk pada formulasi yang dikeluarkan oleh WHO yaitu hand sanitizer berbasis etanol, peroksida, gliserin dan air. Lalu ARC Unsyiah melakukan sentuhan inovasi yaitu dengan menambahkan lagi esensial oil minyak nilam.

"Minyak nilam yang ditambahkan ini, merupakan hasil fraksinasi vakum yang kaya akan komponen komponen organik alami untuk anti kuman anti-virus pelembap kulit dan lain-lain," terangnya.

Produk hand sanitizer U-Hansa diproduksi oleh tim peneliti dan produksi dari ARC dengan koordinasi langsung pada dirinya. Adapun peneliti Unsyiah lainnya yang terlibat adalah Prof. Rina, Dr. Khairan, Nadia, MSc, Zaira Munanda, MT, Sabrina Khairunnisa, ST Khalid, ST, Mulia, ST, Friesca, M.Sc dan lainnya. Tim ini berkoordinasi dengan Wakil Rektor 1 Unsyiah Prof. Dr. Marwan dan Wakil Rektor IV Unsyiah Dr. Hizir.

1 dari 1 halaman

Secara kualitas, produk hand sanitizer U-Hansa telah diuji pada Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Unsyiah dan menunjukkan aktivitas daya hambat bakteri/ kuman yang sangat baik. Selain itu, U-Hansa juga memberikan rasa lembap pada kulit dan memiliki aroma yang disukai dan relatif tahan lama yaitu kombinasi lemon dan Nilam.

Produk U-Hansa terdiri dari 3 kemasan, yaitu Spray 60 mL (travel friendly). Pet spray 100 mL (bentuk spray besar, diperuntukkan untuk menyemprot kasur, kursi, baju dan lainnya. Lalu Pump 500 mL yang mudah diletakkan di kantor, ruangan, rumah dan lainnya.

"ARC Unsyiah berkeinginan untuk memproduksi hand sanitizer lebih banyak dalam kemasan kecil dan bisa dibagikan gratis kepada masyarakat, semoga kita bisa mendapatkan pendanaan untuk ini," ucapnya.

Sampai saat ini sudah 1.500 botol U-Hansa yang dipesan oleh masyarakat dan sudah didistribusikan. ARC akan membuka pemesanan kembali pada hari Jumat (20/03) untuk didistribusikan pada Senin (23/03). (mdk/bal)

Baca juga:
Gejala Sosial Panic Buying, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Cegah Corona, Pabrik Parfum Ini Diubah Menjadi Pabrik Hand Sanitizer
Hand Sanitizer Hanya Bertahan Selama Dua Menit di Tangan, Cuci Tangan Tetap Terbaik
3 Cara Membuat Hand Sanitizer Sendiri, Mudah dan Aman
Cara Mudah Membuat Hand Sanitizer Sendiri Rekomendasi WHO

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Putar Otak Bisnis Ritel Hadapi Corona

5