Untuk ke-6 Kalinya, Jalan Menuju Selatan Cianjur Terputus

Untuk ke-6 Kalinya, Jalan Menuju Selatan Cianjur Terputus
Untuk ke-6 Kalinya, Jalan Menuju Selatan Cianjur Terputus. ANTARA
NEWS | 11 Januari 2022 02:34 Reporter : Henny Rachma Sari

Merdeka.com - Jalur menuju selatan Cianjur, Jawa Barat tepatnya Kecamatan Pagelaran terputus. Hal itu diakibatkan tebing jalan longsor yang menutupi landasan jalan.

Sekjen BPBD Cianjur Rudi Labis saat dihubungi, Senin, mengatakan longsornya tebing di kawasan Cadas Hideung-Pagelaran, setelah hujan turun deras dengan intensitas lama di wilayah bagian selatan Cianjur, sehingga menyebabkan tebing yang labil kembali longsor.

"Jalur menuju selatan atau sebaliknya menuju Cianjur, untuk sementara kembali terputus. Antrian panjang kendaraan dari kedua arah terlihat memanjang dan tidak dapat diarahkan ke jalur alternatif yang rusak parah dan sulit dilalui," katanya, Jumat (10/1) seperti dikutip Antara.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas terkait di Pemkab Cianjur dan Provinsi Jabar, untuk segera menurunkan alat berat karena panjang dan tingginya longsoran yang sejak satu bulan terakhir, sudah lima kali longsor dan terjadi terus pergerakan.

Hingga saat ini, penanganan maksimal tebing yang labil belum dapat dilakukan dinas terkait di provinsi karena masih menunggu anggaran.

"Petang tadi sudah meluncur alat berat dari PUPR Provinsi, harapan kami dapat segera dilakukan pembersihan material longsor," katanya.

Pengamat Ruas Jalan Sukanagara-Sindangbarang UPTD Dinas PU Binamarga Provinsi Jabar, Bubun Bunyamin, mengatakan saat ini alat berat dan satu unit dump truck, sudah di lokasi dan langsung melakukan pembersihan material longsor setinggi 2 meter dengan panjang 6 meter.

"Untuk ke enam kalinya Cadas Hideung, longsor dan menutup jalan utama antar kecamatan milik provinsi. Hingga malam, arus lalulintas belum dapat melintas karena ketebalan longsoran kali ini cukup tinggi, kami upayakan menjelang tengah malam sudah dapat dibuka," katanya.

Ia mengimbau warga yang tengah menuju selatan Cianjur, untuk mengambil jalur lain atau mengurungkan niat sampai besok pagi dan bagi pengendara yang hendak melintas jalur selatan agar ekstra hati-hati karena curah hujan masih tinggi dan rawan terjadi bencana alam. (mdk/rhm)

Baca juga:
Jembatan di Dekat Perbatasan Timor Leste Putus, Warga TTU Terisolasi
Banjir dan Longsor di Pohuwato Gorontalo, 1 Jembatan Rusak Berat
Banjir dan Longsor di Jayapura: 7 Meninggal dan 7.005 Jiwa Terdampak
BMKG Paparkan Faktor Dinamika Atmosfer Picu Banjir di Jayapura
1.102 Unit Hunian Tetap Dibangun untuk Penyintas Gempa di Palu
Enam Korban Longsor di Jayapura Berhasil Dievakuasi, Berikut Identitasnya

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami