Upacara Peringatan HUT ke-75 RI di Istana Negara Hanya Dihadiri 6 Orang Pejabat

Upacara Peringatan HUT ke-75 RI di Istana Negara Hanya Dihadiri 6 Orang Pejabat
PERISTIWA | 16 Agustus 2020 16:59 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Upacara peringatan HUT ke-75 RI akan dilangsungkan besok di Istana Negara Jakarta. Istana mengonfirmasi, jumlah peserta dihadirkan akan berlangsung terbatas karena situasi pandemi Covid-19.

"Pejabat yang hadir langsung saat upacara (HUT ke-75 RI) dibatasi. Ada enam orang termasuk presiden dan wakil presiden," tulis surat edaran menteri sekretaris negara diterima, Minggu (16/8).

Empat orang lainnya, adalah Ketua MPR Bambang Soesatyo sebagai pembaca teks proklamasi. Menteri Agama Fachrul Razi sebagai pembaca doa, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Idham Azis.

Selain enam orang tersebut, jumlah keseluruhan peserta upacara HUT ke-75 RI adalah 100 orang. Mereka akan ditempatkan secara berjarak sesuai protokol kesehatan.

"Kursi mereka akan dibuat berjarak," terang edaran tersebut.

Kemudian, untuk para menteri, pimpinan lembaga negara/instansi pusat beserta pimpinan tinggi madya atau sederajat, mengikuti upacara peringatan kemerdekaan ke-75 dan detik-detik proklamasi dari kantor mereka masing-masing.

"Kepada mereka, Istana mewajibkan untuk mengikutinya upacara peringatan dan upacara penurunan bendera sang Merah Putih masing-masing dari kantor mereka secara virtual," tutup informasi edaran tersebut.

Reporter: Muhammad Radityo
Sumber : Liputan6.com (mdk/rhm)

Baca juga:
Pengibaran Bendera HUT RI di Tebing Kutalingkung
Keseruan Lomba Panjat Pinang di Kampung Bulak
Jokowi Pimpin Upacara Penurunan Bendera Merah Putih
Penampilan Jokowi Berpakaian Adat Nusa Tenggara Timur di HUT ke-75 RI
Berbaju Hazmat, Tenaga Medis di Kukar Peringati HUT RI ke-75

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami