Usai Ambil Narkoba, Napi Asimilasi Ditangkap di Rumah Makan

Usai Ambil Narkoba, Napi Asimilasi Ditangkap di Rumah Makan
PERISTIWA | 18 Juni 2020 09:53 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Direktorat Reserse Narkoba Polda Maluku Utara meringkus seorang pengedar narkoba jaringan Medan, Sumatera Utara. Pelaku yang berjenis kelamin laki-laki ini diketahui atas nama inisial MR (29).

"Modus yang digunakan pelaku yaitu mengambil barang di salah satu jasa pengiriman di Kota Tidore Kepulauan," kata Dir Resnarkoba Polda Maluku Utara Kombes Setiadi Sulaksono dalam keterangannya, Kamis (18/6).

Dia menjelaskan, awal mula penangkapan pelaku itu berdasarkan adanya informasi dari masyarakat pada Jumat (12/6) lalu. Ia ditangkap di Warung makan Kelurahan Tuguwali Kecamatan Tidore.

"Tersangka ditangkap setelah mengambil paket kiriman berisi narkoba dengan barang bukti yang berhasil diamankan 1 sachet sedang berisi narkotika jenis ganja dengan berat 400 gram," jelasnya.

Dirinya mengungkapkan, pengedar barang haram ternyata merupakan seorang residivis yang baru saja bebas.

"Tersangka penyalahgunaan narkoba ini merupakan residivis kasus narkoba yang baru saja bebas melalui proses asimilasi," ungkapnya.

Setiadi menjelaskan, rata-rata pelaku penyalahgunaan narkoba ini mengendalikan barang haram ini dari dalam rumah tahanan (rutan). "Oleh karena itu Polda Maluku Utara sudah berkerja sama dengan rutan maupun lapas guna dapat memberantas narkoba di Provinsi Maluku Utara," jelasnya.

Dari penangkapan ini, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti seperti satu sachet sedang berisi narkotika jenis ganja dengan berat 400 gram, satu handphone merk Xiomi dan 1 buah jaket yang digunakan untuk membungkus ganja.

"Untuk pasal yang dilanggar yaitu pasal 111 ayat (1) dan pasal 114 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika," sebutnya.

Sementara itu Kabid Humas Polda Maluku Utara AKBP Adip Rojikan menambahkan, agar masyarakat dapat membantu aparat penegak hukum dalam membrantas dan memerangi kejahatan narkoba.

"Kepada semua lapisan masyarakat yang ada di Provinsi Maluku Utara untuk mari kita bersama-sama memerangi penyalahgunaan narkoba guna menciptakan generasi bangsa bebas narkoba khususnya di Provinsi Maluku Utara," tutup Rojikan. (mdk/gil)

Baca juga:
Indekos di Kawasan Cipete Utara Dijadikan Penyimpanan Narkoba, 2 Orang Ditangkap
Pemuda Bawa 24 Bungkus Daun Ganja Diciduk Polisi di Sekitar Lapas Jayapura
Polisi Tembak Mati Anggota Sindikat Pengedar Sabu di Binjai
Usai Kritik Penyiram Novel Baswedan 'Tak Sengaja', Bintang Emon Diserang Buzzer
Satgasus Merah Putih Polri Diminta Intensif Pantau Jaringan Narkoba Internasional
BNNP Jambi: Selama Pandemi Covid-19 Peredaran Narkoba Meningkat

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami