Usai Berikan Keterangan di Sidang MK, Saksi Ahli KPU Minta Maaf

PERISTIWA | 20 Juni 2019 16:47 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Saksi ahli yang dihadirkan KPU, Marsudi Wahyu Kisworo meminta maaf kepada peserta sidang. Dalam persidangan di Mahkamah Konstitusi (MK) Marsudi menjelaskan secara rinci mengenai sistem informasi perhitungan suara (Situng) KPU.

Dalam keterangannya, Marsudi mengaku seorang arsitek yang mendesain sistem informasi perhitungan suara (Situng) KPU. Marsudi mengatakan sistem informasi penghitungan suara (situng) KPU dirancang sebagai sarana transparansi.

Selama memaparkan keahlian, Marsudi kerap kali dicecar pertanyaan. Baik itu dari para hakim MK, pihak pemohon maupun termohon. Usai sidang, Marsudi pun menyampaikan permohonan jika ada penyataan menyinggung.

"Maaf kalau sikap saya terkesan menggurui, karena saya guru kalau saya tidak menggurui saya tidak kerja," kata Marsudi di Gedung MK, Jakarta, Kamis (20/6)

Ucapan itu dijawab Ketua Hakim Mahkamah Konstitusi, Anwar Usman. Menurut dia, sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK) harus diisi dengan keterangan yang benar.

"Saya ingin komentar memang begitulah seperti yang saya sampaikan bahwa sidang ini disaksikan oleh Allah SWT jadi harus disampaikan benar," ucap dia.

Reporter: Ady Anugrahadi

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Mahfud MD Sebut Kesaksian Keponakannya di Sidang MK Masih Mentah
Hakim Konstitusi Berikan Penjelasan Kepada Tim Kuasa Hukum 02
Hakim MK Tanya Kemungkinan Situng KPU Disusupi
Saksi Ahli KPU: Hasil Situng Tak Untungkan Salah Satu Capres
Moeldoko Jelaskan Tuduhan 'Kecurangan Bagian Demokrasi'
Caleg PBB Jadi Saksi Prabowo, Yusril Bilang 'Dia Cuma Numpang Nyaleg'

(mdk/bal)