Usai Diberi Bantuan, Pengasuh Ponpes Diminta Buat Video Terima Kasih ke Bupati Jember

Usai Diberi Bantuan, Pengasuh Ponpes Diminta Buat Video Terima Kasih ke Bupati Jember
PERISTIWA | 17 Februari 2020 10:20 Reporter : Muhammad Permana

Merdeka.com - Bupati Jember dr Faida merespons viralnya kabar penarikan bantuan untuk korban banjir di salah satu pesantren. Namun bantahan itu hanya disampaikan melalui akun Instagram resminya, dr.faidaofficial.

Dalam postingan yang diunggah pada Minggu (16/02) sekitar pukul 23.30 WIB itu, Faida menyatakan "terima kasih atas atensi info soal link soal penarikan bantuan". Kemudian akun tersebut memposting ulang (regran) postingan dari akun resmi Pemkab Jember yang berisi klarifikasi dari Camat Kaliwates, Asrah Wadono. Selang 1 jam berikutnya, atau Senin (17/02) sekitar pukul 00.24 WIB, akun resmi Faida kembali memposting klarifikasi dalam isi yang sama, hanya formatnya berbeda. Postingan serupa juga kembali diunggah beberapa kali oleh akun Instagram resmi Pemkab Jember, dalam waktu yang hampir berdekatan.

Inti dari beberapa postingan tersebut adalah kembali menegaskan pernyataan Camat Kaliwates, Asrah saat dikonfirmasi merdeka.com pada Jumat (14/02) lalu. Yakni bahwa kabar penarikan bantuan hanya kesalahan komunikasi, dan bantuan sudah diserahkan kembali secara penuh, pada Jumat (14/02) sore.

1 dari 4 halaman

Asrah memang mendatangi Ponpes Baitul Ilmi pada Jumat (14/02) sore, atau seminggu setelah kedatangan Bupati Jember, dr Faida. Hal itu juga sudah dikonfirmasi oleh Ustaz Mastur, pengasuh Ponpes Baitul Ilmi.

Usai dikonfirmasi, Asrah juga mengirimkan video pendek berdurasi 9 detik. Isinya, secara kompak, Ustaz Mastur bersama seluruh santri mengucapkan kalimat: "Terima kasih ibu Bupati. Bantuan kepada para santri sudah lengkap, sejumlah 18 santri."

2 dari 4 halaman

"Video itu inisiatif bersama. Tapi memang saya sampaikan (agar mereka mengucapkan) disampaikan terima kasih bersama, biar tidak ada dusta di antara kita. Bahwa bantuan sudah diberikan," ujar Asrah saat dikonfirmasi.

Hal sedikit berbeda disampaikan Ustaz Mastur, pengasuh Ponpes Baitul Ilmi. "Iya, setelah penyerahan, kita diminta membuat video. Kata-katanya mengucapkan selamat (terima kasih) kepada bupati. Kita mau gimana, ya terima kasih sudah diberikan sisa bantuannya," ujar pria yang juga pengajar di IAIN Jember ini.

3 dari 4 halaman

Mastur mengakui, inisiatif pembuatan video tersebut, datangnya murni dari camat. "Iya. Pak camat merekam, kita juga suruh ngerekam," tutur Mastur.

Selain menyerahkan bantuan, camat Asrah juga sempat mempertanyakan kenapa hal ini bisa menyebar ke media. "Katanya sampai masuk ke media online nasional. Ini kan bisa sampai (dibaca orang) kementerian," ujar Mastur.

4 dari 4 halaman

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami