Usai Diminta Tolong Antar ke RS, Pria Ini Peras Korban dengan Ancaman Golok

PERISTIWA | 22 Maret 2019 21:05 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Polisi telah menangkap pelaku pencurian dengan kekerasan di turunan Fly Over Tol dalam kota depan Mall Taman Anggrek, Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Kejadian itu terjadi pada Selasa (20/3) sekitar pukul 01.00 WIB.

Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren AKP Rensa Aktadivia mengatakan, pelaku pencurian tersebut atas nama Saihudin Saril (32) yang merupakan warga asli Pasuruan, Jawa Timur.

"Kejadian bermula saat korban (Hafidullah) bersama rekannya (Jami Yanti) sedang berada di turunan Fly Over Tol dalam kota depan Mall Taman Anggrek untuk pergi ke Rumah Sakit daerah Tanjung Priok untuk menemui saudara teman korban yang akan melahirkan," kata Rensa dalam keterangan tertulis, Jakarta, Jumat (22/3).

Saat itu korban bertanya alamat kepada tersangka yang sedang berjualan. Tersangka pun langsung menawarkan diri untuk mengantarkan korban hingga menuju pintu tol Tanjung Priok.

"Selanjutnya setelah korban diajak muter-muter oleh tersangka, korban dan tersangka sampai ke TKP. Karena dari pernyataan pelaku sudah sampai di pintu tol menuju Tanjung Priok," ujarnya.

Ia pun menyebut, korban saat itu memberikan uang kepada tersangka sebesar Rp 50 ribu sebagai jasa atau tanda terima kasih kepada tersangka. Namun, tersangka menolak karena dianggap telah meledek tersangka.

"Kemudian dikasih lagi Rp 50 ribu, namun juga tidak mau menerima dan masih dianggap meledek tersangka, lalu sampai ditambah uang Rp 200 ribu tersangka juga tidak mau menerima dengan alasan uang yang korban beri tidak cukup untuk membayar taksi," sebutnya.

"Tersangka pun masih meminta tambahan uang, korban pun tidak memberikannya dengan alasan korban sudah kehabisan uang. Kemudian tersangka mengancam korban dengan menongolkan sebilah golok di kantong jaket. Tersangka pun mengambil 1 (unit) handphone merek advance I 6 dan keluar dari mobil," sambungnya.

Dari hasil penangkapan terhadap Saihudin, petugas telah menyita barang bukti berupa handphone merek Advance I 6 warna hitam lengkap dengan dusnya.

"Tersangka dikenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman kurungan penjara 9 tahun," pungkasnya.

Baca juga:
Kasus Pemerasan Pejabat PDAM Dilimpahkan Kejagung ke Kejari Surabaya
Bersenjatakan Parang & Badik, 2 Preman Peras Sopir Truk Jalur Trans Kaltim-Kaltara
Peras Kontraktor, Pejabat PDAM Surabaya Segera Disidang
Kronologi Dua Orang Disekap dan Dianiaya yang Videonya Viral di Media Sosial
Polisi Tangkap Pelaku Terduga Pemerasan Viral di Media Sosial
Peras ASN Senilai Rp 100 Juta, Kades di Tegal Terjaring OTT

(mdk/eko)

TOPIK TERKAIT