Usai diperiksa kasus Emirsyah, eks pejabat Garuda Indonesia bungkam

PERISTIWA | 3 Maret 2017 15:57 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Mantan Direktur Garuda Indonesia Maintenance Facility Aero Asia PT Garuda Indonesia, Richard Budihadianto, selesai menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan suap yang diterima Emirsyah Satar, mantan Dirut Garuda Indonesia.

Namun usai diperiksa, Richard sama sekali tidak berbicara soal pemeriksaannya hari ini.

Richard keluar ruang pemeriksaan sekitar pukul 15.20 WIB dan langsung bergegas keluar gedung KPK.

Sambil menunggu mobil jemputannya, dia tetap tutup mulut saat dicecar wartawan perihal pengadaan mesin pesawat yang menyebabkan Emirsyah Satar menjadi tersangka.

"Enggak yah, maaf," ujar Richard sambil menangkup kedua tangannya tanda tak bersedia berkomentar, Jumat (3/3).

Selain Richard, penyidik KPK juga mengagendakan pemeriksaan terhadap Setijo Wibowo selaku Vice President corporate planning PT Garuda Indonesia, untuk diperiksa sebagai saksi Emirsyah Satar.

Seperti diketahui, kasus dugaan penerimaan suap dari Rolls Royce oleh Emirsyah terkait sejumlah pengadaan mesin pesawat ada dua tersangka yang ditetapkan KPK, yakni Emirsyah Satar dan Soetikno Soedarjo.

Emirsyah disangkakan telah melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 64 Ayat 1 ke-1 KUHP. (mdk/lia)

Baca juga:

KPK periksa 3 orang terkait kasus suap mantan Dirut Garuda Emirsyah

Usai diperiksa KPK, Emirsyah Satar bilang 'saya mau kooperatif'

Patrialis Akbar & Emirsyah Satar dijadwalkan diperiksa KPK hari ini

KPK periksa tersangka kasus suap PT Garuda Indonesia

Kasus Emirsyah Satar, KPK periksa anak mantan bos Citilink Indonesia

Ekspresi Emirsyah Satar usai diperiksa KPK

Diperiksa KPK, Emirsyah ditanya kewenangan Dirut Garuda Indonesia

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.