Usai diperiksa KPK, Emirsyah Satar bilang 'saya mau kooperatif'

PERISTIWA | 1 Maret 2017 16:32 Reporter : Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar kembali dipanggil oleh tim penyidik KPK, Rabu (1/3). Emirsyah diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Soetikno Soedarjo. Emir dan Soetikno ditetapkan sebagai tersangka suap pengadaan mesin Rolls-Royce untuk pesawat Airbus milik Garuda Indonesia pada periode 2005-2014.

"Yang bersangkutan dipanggil sebagai saksi untuk tersangka SS (Soetikno Soedarjo)," kata Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah, Rabu (1/3).

Usai diperiksa selama kurang lebih enam jam, Emirsyah keluar dari Gedung KPK sekitar pukul 15.40 WIB. "Saya hadir sebagai saksi untuk Pak Soetikno," kata Emirsyah, di depan gedung KPK, Rabu (1/3).

Emirsyah enggan membeberkan apa saja yang ditanyakan penyidik padanya. Dia hanya menyatakan, dirinya akan bersikap kooperatif selama proses penyelidikan berlangsung.

"Saya mau kooperatif. Kalau materi pemeriksaan tanya penyidik. Materi mungkin tanya penyidik. Jadi saya hanya sebagai saksi untuk Pak Soetikno," terang Emirsyah.

Emirsyah juga mengaku tak ingat jumlah pertanyaan yang ditanyakan penyidik padanya. "Aduh aduh lupa, berapa banyak pertanyaan. Tanya ke penyidik," tandas Emirsyah.

Emirsyah Satar diduga menerima suap dari Soetikno, yang berperan sebagai perantara suap, sebesar 1,2 juta euro dan USD 18.000 atau setara Rp 20 miliar. Selain itu, Emir juga menerima barang senilai USD 2 juta.

Emirsyah dijerat Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Sementara itu, Soetikno Soedarjo yang menjadi perantara suap dipersangkakan Pasal 5 ayat (1) huruf a atas Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP. (mdk/rnd)

Baca juga:

Patrialis Akbar & Emirsyah Satar dijadwalkan diperiksa KPK hari ini

KPK periksa tersangka kasus suap PT Garuda Indonesia

Kasus Emirsyah Satar, KPK periksa anak mantan bos Citilink Indonesia

Ekspresi Emirsyah Satar usai diperiksa KPK

Diperiksa KPK, Emirsyah ditanya kewenangan Dirut Garuda Indonesia

Emirsyah Satar jalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka di KPK

Bahas suap eks dirut, Garuda Indonesia panggil bos Rolls-Royce Plc

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.