Usai Makan Siang, 112 Buruh di Sukabumi Mengeluh Pusing & Mual Diduga Keracunan

PERISTIWA | 11 September 2019 02:33 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah

Merdeka.com - Seratusan buruh pabrik PT Royal Puspita di Kampung Sundawenang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat diduga keracunan usai menyantap makanan dari warung dekat pabrik hari ini. Para buruh mengeluh pusing dan mual-mual usai menyantap makanan tersebut.

"Saat istirahat atau sekitar pukul 12.00 WIB kami makan di warung dekat pabrik, di tempat makan itu ada sejumlah varian makanan salah satunya gudeg nangka. Awalnya setelah menyantap makanan tidak terasa apa-apa, namun sekitar satu jam kemudian saya dan ratusan karyawan lainnya tiba-tiba pusing dan mual," kata salah seorang buruh yang juga korban Maya Rusmayanti seperti dikutip Antara, Selasa (10/9).

Informasi yang dihimpun, keracunan masal buruh pabrik yang berada di RT 42/18, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda ini belum diketahui penyebabnya, namun kuat dugaan gejala keracunan ini disebabkan dari makanan.

Awalnya, hanya beberapa orang saja yang merasa mual, pusing, muntah hingga buang air besar. Tetapi setelah satu jam jumlah buruh yang mengalami keracunan menjadi 112 orang.

Dari data sementara, ada 41 korban yang dirawat di RS Alta Medika dan 71 orang lainnya dirawat di Puskesmas Parungkuda. Kondisi korban kebanyakan kehilangan cairan bahkan sebagian besar dari mereka harus diinfus.

Hingga saat ini, sejumlah buruh sudah ada yang diperbolehkan pulang dan kondisinya membaik. Namun, puluhan lainnya masih berada di rumah sakit dan Puskesmas karena kondisinya masih lemah.

Muspika Parungkuda, petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi dan Puskesmas Parungkuda masih berada di lokasi dan sudah mengambil sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan tersebut.

Baca juga:
Puluhan Warga Pangandaran Diduga Keracunan Makanan Hajatan
Puluhan Pelajar SMP di Bekasi Keracunan Makanan Hadiah Lomba 17 Agustus
6 Petani di Ngawi Keracunan Usai Minum Jamu Gendong
Ratusan Tamu Keracunan Makanan di Ultah Imelda Marcos
Hadiri Acara Suku Dinas Perpustakaan, Puluhan Siswa SDN Kramat Pela Keracunan

(mdk/ray)