Usai Rusuh 22 Mei, Menkominfo Ajak Warganet Perangi Hoaks di Medsos

PERISTIWA | 25 Mei 2019 15:24 Reporter : Didi Syafirdi

Merdeka.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara berpesan kepada warganet agar menggunakan Internet untuk hal-hal positif. Pesan itu disampaikan Rudiantara setelah Kominfo mengumumkan pencabutan pembatasan akses ke media sosial.

"Saya mengajak semua masyarakat pengguna media sosial, pesan instan maupun berbagi video untuk senantiasa menjaga dunia maya Indonesia digunakan untuk hal-hal yang positif," kata Rudiantara melalui pesan singkat, Sabtu (25/5).

Pembatasan akses media sosial mulai berlaku sejak Rabu (22/5) menyusul kericuhan yang terjadi di beberapa lokasi di Jakarta.

Langkah itu diambil pemerintah untuk menghindari dampak negatif dari penyebarluasan konten dan pesan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan dan berisi provokasi.

"Situasi sudah kondusif sehingga pembatasan akses fitur video dan gambar pada media sosial dan pesan instan difungsikan kembali," kata Rudiantara.

Kominfo memperkirakan akses ke media sosial dan pesan instan akan sepenuhnya normal, antara pukul 14.00 hingga 16.00 WIB.

Tidak hanya menyebarkan konten positif, Rudiantara juga meminta warganet untuk memerangi hoaks dan informasi yang dapat menimbulkan provokasi.

"Ayo, kita perangi hoaks, fitnah dan informasi-informasi yang memprovokasi seperti yang banyak beredar saat kerusuhan," ujarnya.

(mdk/did)

TOPIK TERKAIT
BERI KOMENTAR
Join Merdeka.com