Usai Simulasi, Dua Tempat Karantina Khusus Covid-19 di Solo Siap Digunakan

Usai Simulasi, Dua Tempat Karantina Khusus Covid-19 di Solo Siap Digunakan
PERISTIWA | 7 April 2020 01:00 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Dua dari tiga tempat karantina di Kota Solo telah siap digunakan. Kedua tempat tersebut adalah Dalem Joyokusuman dan Graha Wisata. Dalem Joyokusuman yang mempunyai 70 tempat tidur diperuntukkan bagi orang dalam pemantauan (ODP).

Sedangkan Graha Wisata diperuntukkan bagi pemudik dari zona merah maupun warga yang baru datang dari luar negeri. Sementara itu untuk Dalem Priyosuhartan yang merupakan bekas rumah pribadi mantan Kakorlantas Polri Djoko Susilo masih dalam proses persiapan.

"Tadi pagi sudah dilakukan simulasi (dari terminal Tirtonadi), Insya Allah sore ini sudah bisa digunakan untuk warga yang akan dikarantina. Kalau tidak ya besok pagi sudah bisa," ujar Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solo, Ahyani, Senin (6/4).

Ahyani mengatakan, saat ini karantina difokuskan di dua tempat tersebut. Dalem Joyokusuman akan digunakan untuk orang-orang yang masuk dalam tracing yang dilakukan oleh Puskesmas dan Dinas Kesehatan.

"Dari 286 ODP yang ada saat ini tidak semua ditampung, akan discreening lagi. Terutama untuk warga yang tidak memungkinkan karantina di rumah. Atau bagi ODP yang tidak disiplin akan dipaksa ke tempat karantina," katanya.

Nantinya, lanjut Ahyani, warga yang dikarantina akan dirawat dan difasilitasi dengan tempat tidur yang memadai, makan minum dan lainnya. Mereka tidak diperbolehkan melakukan kontak langsung dengan ODP lainnya. Kontak hanya dengan tim medis. Setiap hari mereka juga akan diperiksa dokter

"Yang kedua kita fokus Graha Wisata untuk para pemudik yang berasal dari zona merah dan luar negeri. Lokasinya akan dipageri sehingga yang bisa berkomunikasi langsung hanya tim medis. Di Graha Wisata juga dijadikan posko 24 jam," jelasnya.

Lebih lanjut Ahyani menyampaikan, hingga Senin siang ini jumlah pasien terkonfirmasi di Kota Solo sebanyak 4 orang. 2 diantaranya meninggal dunia, 1 sembuh dan 1 pasien masih dirawat di RSUD dr Moewardi Solo.

Sedangkan pasien positif Covid-19 dari luar kota Solo, 1 masih dirawat di RSUD dr Moewardi, 1 sembuh dan 2 lainnya meninggal dunia. Untuk jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) di Kota Solo sebanyak 45 orang. 6 diantaranya meninggal dunia, 23 sembuh dan 15 lainnya dirawat.

"Jumlah ODP kita 286, yang dirawat inap 1 orang, rawat jalan 199, dalam pemantauan 200 dan yang sudah lepas pemantauan 86 orang," pungkas Ahyani. (mdk/ded)

Baca juga:
ODP Corona di Papua Turun Drastis
Sebar Hoaks Pasien Corona Kabur, Ibu di Sulteng Terancam Denda Rp 1 Miliar
LP3ES Catat 13 Pernyataan Blunder Pemerintah Soal Covid-19
Jika Pembatasan Sosial Berskala Besar Diterapkan di Jakarta, Ini Poin-poin Pentingnya
Batasi Aktivitas di Pasar, Pemprov Jatim Dorong Pedagang Jualan secara Online
Gunakan Drone, Polri Cek Suhu Tubuh Pengemudi Ojek Online

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami