Usai Viral, Polisi Ringkus Pemalak Wisatawan di Pantai Padang

Usai Viral, Polisi Ringkus Pemalak Wisatawan di Pantai Padang
Ilustrasi wisatawan di pantai. ©2021 Merdeka.com/iqbal fadil
NEWS | 25 Oktober 2021 13:00 Reporter : Ikhwan

Merdeka.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Padang Barat, Kota Padang mengamankan satu pelaku pemalakan yang sempat viral di jagat maya, dalam beberapa hari belakangan.

Pelaku berinisial ZG (22) itu viral setelah melakukan aksi pemalakan terhadap salah satu wisatawan di kawasan Pantai Padang.

Kapolsek Padang Barat Kompol Martin mengungkapkan, pelaku yang merupakan warga Purus V Gang Sawo, Kelurahan Purus, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang diamankan pihaknya kepolisian di kediamannya, Senin (25/10) sekitar pukul 00.30 WIB tanpa perlawanan.

Dia mengatakan, penangkapan terhadap pelaku berawal dari viralnya pemalakan yang dilakukan pekau di kawasan Danau Cimpago, Pantai Padang pada Sabtu (23/10) lalu. Dari informasi itu, pihaknya langsung melakukan penyelidikan untuk mencari keberadaan pelaku.

"Hasil penyelidikan, kita dapati identitas serta posisi (keberadaan) pelaku. Kemudian, kita langsung bergerak, dan mendapati pelaku di dalam rumah, kita amankan tanpa adanya perlawanan," kata Martin di Padang, Selasa (25/10).

Dia menjelaskan, usai ditangkap, pelaku langsung dibawa ke Mapolsek Padang Barat untuk penyelidikan lebih lanjut, dan mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.

"Agar ini bisa diproses lebih, kita harap korban segera membuat laporan terkait peristiwa yang dialami ke Polsek Padang Barat," jelas Martin.

Sebelumnya, seorang wisatawan di kawasan Pantai Padang, Joni (35) tengah bermain pasir pantai bersama istri dan anaknya.

Kemudian tiba-tiba datang seorang pria yang mengaku sebagai petugas parkir, dan meminta uang parkir kendaraannya.

"Saya jawab, nanti sebentar lagi saya bayar, saya kan baru datang, saya lagi main sama anak," kata Joni saat peristiwa tersebut.

Namun pelaku tak terima, langsung mengeluarkan kata-kata kasar dengan memaksa meminta yang bersangkutan membayar uang parkir, atau diancam akan diusir.

"Bayia parkir atau barangkek ang dari siko. Aden ka setoran, lah jam bara, hari ko. (Bayar parkir atau berangkat kalian dari sini. Saya akan menyetor, sudah jam berapa, hari ini)," sebut Joni mengulangi kata-kata dari oknum pemalakan tersebut.

Tak terima dengan kata-kata kasar tersebut, Joni pun mendekatinya dan menanyakan identitas sebagai petugas parkir. Namun, pelaku malah naik pitam.

"Sia ang panggakkan disiko, ndak takuik den doh, lah kalua masuak panjaro den, ndak katakuik den do. (Siapa yang kamu banggakan di sini, saya tidak takut, sudah keluar masuk penjara saya)," lebih kurang begitu kata-katanya," kata Joni.

Merasa diancam, Joni pun mengatakan akan melaporkan perbuatannya pada dinas terkait dan penanggung jawab parkir pada kawasan Pantai Padang tersebut.

Sempat terjadi perkelahian antara keduanya, namun beruntung segera dilerai oleh pengunjung yang berada di dekat sana.

Sementara itu Kapolresta Padang Kombes Pol Imran Amir mengajak masyarakat untuk melaporkan apabila terjadi peristiwa serupa. Menurutnya, viralnya pelaku pemalakan itu akan memberikan efek jera kepada yang lain.

"Viralnya aksi pelaku pemalak ini di sejumlah media kita dukung juga, jadi ini bisa sebuah efek jera juga bagi yang lain agar tidak melakukan aksi pemalakan di kawasan Objek Wisata Pantai Padang, kami tidak akan diam dan akan meringkus pelaku pemalakan yang meresahkan pengunjung di kawasan itu," kata Imran terpisah. (mdk/bal)

Baca juga:
Reaksi Dirkrimum Polda Maluku Dituduh Peras Pengusaha asal Jatim
Propam Polri Periksa Dirkrimum Polda Maluku Dugaan Pemerasan Pengusaha Jatim
Wakil Bupati Bulukumba Jadi Korban Pemerasan Modus Video Call Sex
Terjerat Kasus Penipuan, Pemilik Toko Emas di Banda Aceh Ngaku Diperas Polisi
Debt Collector Jadi Tersangka, Polda Jateng Buru Pemodal Pinjol di Yogyakarta
Marak Pinjaman Online, Satgas Anti Rentenir Bandung Ungkap Fakta Ini

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami