Usut kasus e-KTP, KPK periksa Manager PT HP Indonesia

PERISTIWA | 10 Juni 2015 12:00 Reporter : Juven Martua Sitompul

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus pengadaan e-KTP di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tahun 2011-2012. Untuk itu penyidik memeriksa Habib Mohamad selaku Business Development Manager PT HP Indonesia.

Menurut keterangan Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha, Habib akan dimintai keterangan untuk tersangka Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan pada Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri, Sugiharto.

"Dia diperiksa untuk tersangka," kata Priharsa, Jakarta, Rabu (10/5).

Bersama Habib, KPK juga turut memeriksa Business Support PT Sucofindo, Yanyan Ruhdiyantini, Karyawan PT HP Indonesia, Bermam Jandry S Hutasoit, dan Ruddy Indarto Raden.

"Mereka juga akan dimintai keterangan untuk tersangka yang sama," ujarnya.

Seperti diketahui, KPK menetapkan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan pada Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri, Sugiharto selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sebagai tersangka dalam proyek senilai Rp 6 miliar tersebut.

Atas perbuatannya, Sugiharto diduga melanggar Pasal 2 ayat 1 subsider Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ke-1 dan Pasal 64 ke-1 KUHP.

Baca juga:

Kejagung bakal buka kembali kasus korupsi e-KTP

Rumah Sesditjen Dukcapil digeledah terkait e-KTP

Usai geledah rumah, KPK periksa Sesditjen Dukcapil

Mendagri ibaratkan kasus e-KTP seperti pepaya ada ulatnya

KPK periksa petinggi Fuji Xerox Asia dalam kasus e-KTP

Mendagri bantah Fadli Zon, tegaskan proyek e-KTP bermasalah

Gedung percetakan yang pernah digeledah KPK di kasus e-KTP terbakar

(mdk/lia)

TOPIK TERKAIT