Usut Kasus Kebakaran Kejagung, Polisi Periksa Cleaning Service hingga PNS

Usut Kasus Kebakaran Kejagung, Polisi Periksa Cleaning Service hingga PNS
Gedung Kejaksaan Agung Usai Terbakar. ©2020 Merdeka.com
NEWS | 29 September 2020 10:34 Reporter : Bachtiarudin Alam

Merdeka.com - Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo menyampaikan, tim penyidik gabungan akan kembali melakukan pemeriksaan terhadap 12 orang saksi terkait kasus kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung (Kejagung).

"Hari ini, Pemeriksaan saksi sebanyak 12 orang," kata Ferdy pada keteranganya, Selasa (29/9).

Ferdy merincikan ke-12 saksi yang akan dipanggil di antaranya, Petugas Pengamanan Dalam (Pamdal), cleaning service, PNS Kejagung, Petugas Pemadam Kebakaran dan Ahli Bangunan dari Kemen PUPR.

"Anev hasil pemeriksaan dan rencana pemeriksaan Pukul 09.00 WIB di Rupat Dittipidum," katanya.

Sebelumnya, Bareskrim Polri menggelar ekspose terkait peristiwa kebakaran di Gedung Utama Kejaksaan Agung pada Agustus lalu. Hasilnya, diduga ada unsur kesengajaan dalam insiden kebakaran tersebut.

"Dari beberapa temuan di TKP dan olah TKP dan pemeriksaan 131 saksi yang beberapa sedang kita lakukan pendalaman, maka peristiwa yang terjadi sementara penyidik berkesimpulan terdapat dugaan peristiwa pidana," tutur Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (17/9).

Baca juga:
Ungkap Insiden Kebakaran, Hari ini Polisi Periksa 6 Saksi dari Kejagung
Kebut Kasus Kebakaran Gedung, Polri Panggil 2 Kasubag Kejagung
ICW Ragukan Kelengkapan Dakwaan Pinangki: Bertindak Sendiri atau Dibantu Jaksa
Usut Kebakaran, Polisi akan Koordinasi dengan Pabrik Pembuat Lift Kejagung
Polisi Susun Konstruksi Hukum Penyidikan Kasus Kebakaran Kejaksaan Agung

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami