Utusan Pegawai KPK Sambangi DPR, Serahkan Surat Petisi untuk Seleksi Capim

PERISTIWA | 10 September 2019 17:51 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Zulfadhli Nasution, menyambangi Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (10/9). Dia mewakili pegawai KPK mengirimkan surat kepada semua fraksi di DPR. Surat tersebut terkait uji kepatutan dan kelayakan calon pimpinan KPK yang akan berlangsung mulai besok, Rabu (11/9).

"Kami mengirimkan surat sebagai masukan kepada anggota DPR kami kirimkan ke seluruh fraksi dalam rangka untuk juga mengawal proses fit and proper test," kata Zulfadhli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (10/9).

Dalam surat tersebut, secara spesifik pegawai KPK meminta DPR memilih calon pimpinan yang berintegritas. Ditunjukkan dari kepatuhan melaporkan LHKPN, terbebas dari dugaan pelanggaran etik berat, dan tidak menghalangi penegakan hukum oleh KPK.

Secara eksplisit, pegawai KPK juga melihat agenda pemilihan capim KPK satu paket dengan revisi UU KPK. Sehingga, kata Zulfadhli, memilih pimpinan yang baik bisa mengatasi pelemahan KPK.

"Kami memandang dengan memilih pemimpin yang baik itu bisa mengatasi pelemahan KPK," jelasnya.

Zulfadhli melihat ada indikasi intervensi dan pelemahan pimpinan KPK terpilih. Sebab, mereka harus menekan surat komitmen dengan DPR.

"Itu sangat mengkhawatirkan dan memang betul tadi yang saya bilang sebelumnya ini bisa jadi pelemahan juga dari berbagai arah, selain regulasi melalui orang-orang yang nanti akan menjadi pimpinan memang ada keterkaitan," ucapnya.

Diakui Zulfadhli, mengirimkan surat ke fraksi-fraksi menjadi langkah terakhir pegawai KPK. Karena proses uji kelayakan dan kepatutan akan segera digelar.

Baca juga:
Komisi III Sindir ICW Dkk: Jangan Teriak Dari Lorong Gelap, Datang ke DPR
ICW Absen, IPW Hadiri RDPU Soal Capim KPK dengan DPR
DPR Minta 10 Capim Buat Pernyataan Soal Komitmen jadi Pimpinan KPK
Siang Ini, Komisi III RDPU dengan Koalisi Masyarakat Sipil Terkait Capim KPK
Komisioner Sebut Keberadaan Dewan Pengawas Akan Perbanyak Birokrasi di KPK
Capim Firli soal Wacana Dewan Pengawas KPK: Tidak Masalah Jika untuk Memperkuat

(mdk/noe)