Varian Corona B1617 Terdeteksi di Kalteng, Dinkes Tracing Kontak Erat

Varian Corona B1617 Terdeteksi di Kalteng, Dinkes Tracing Kontak Erat
Kepala Dinas Kesehatan Kalteng Suyuti Syamsul. ©2021 Merdeka.com
NEWS | 9 Mei 2021 18:33 Reporter : Henny Rachma Sari

Merdeka.com - Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah meminta masyarakat tidak perlu panik dengan ditemukannya varian B.1.617 Virus Corona (SARS-Cov-2) di wilayah setempat.

"Protokol kesehatan sampai saat ini masih sangat ampuh mencegah penularan virus Covid-19 termasuk varian B.1.617," kata Kepala Dinas Kesehatan Kalteng Suyuti Syamsul di Palangka Raya, seperti dikutip Antara, Minggu (9/5).

Untuk itu masyarakat hanya perlu memastikan telah menjalankan protokol kesehatan dengan baik dan benar, serta tidak menyentuh wajah jika tidak yakin tangannya dalam keadaan bersih.

Adapun terkait informasi penemuan varian B.1.617 ini, yakni pada 19 dan 20 Maret telah diambil sampel dari pasien Covid-19 yang diduga terpapar varian baru virus Covid-19.

Ketiga sampel tersebut selanjutnya pada 27 Maret 2020 dikirim ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Badan Litbangkes) Kementerian Kesehatan RI untuk diperiksa. Ketiga sampel tersebut berasal dari pasien di Palangka Raya.

"Laboratorium Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan RI telah melakukan pemeriksaan sampel tersebut dan dinyatakan positif sebagai varian B.1.617," kata dia.

Kemudian pada 8 Mei 2020, Dinkes Kalteng kembali mengirim enam sampel pasien Covid-19 yang berasal dari Kapuas sebanyak empat sampel, Kotawaringin Timur satu sampel dan Kotawaringin Barat satu sampel.

"Kapuas, Kotim dan Kobar hasilnya belum ada," katanya.

Selanjutnya ia memaparkan, sampai saat ini pemberitahuan resmi hasil pemeriksaan dari Kementerian Kesehatan RI belum diterima oleh Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah.

Tetapi selanjutnya, berdasarkan hasil komunikasi dirinya dengan Kepala Laboratorium Litbangkes Kementerian Kesehatan RI, didapatkan informasi bahwa hasil pemeriksaan yang beredar melalui media sosial merupakan hasil pemeriksaan resmi.

"Hasil tersebut masih merupakan laporan pendahuluan yang dimaksudkan sebagai bahan paparan Menteri Kesehatan RI," terang Suyuti.

Hasil pemeriksaan selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan pelacakan epidimiologis dan pemeriksaan serologis

Lebih lanjut, dijelaskannya, saat ini Dinkes Kalteng, Dinkes Palangka Raya dan Direktorat Jenderal P2
Kementerian Kesehatan RI sedang berkoordinasi untuk melakukan pelacakan epidimiologis dan pengambilan darah pasien untuk pemeriksaan serologis.

Setelah hasil pelacakan epidimiologis dan pemeriksaan serologis dilakukan, maka hasil pemeriksaan adanya varian B.1.617 akan disampaikan secara resmi melalui surat kepada dirinya selaku Kadinkes Kalteng oleh Dirjen P2 Kemenkes RI. (mdk/rhm)

Baca juga:
Virus Corona Merebak di Gunung Everest
Menhub Budi Waspadai Lonjakan Kasus Covid-19 India
Menlu: Asia Tenggara Alami Kenaikan Kasus Covid-19 19%, Tertinggi di India
Temuan WNA Positif Covid-19, Pemerintah Belum Berencana Tutup Penerbangan Luar Negeri
85 WN China Masuk ke Indonesia, Imigrasi Sebut Sesuai Aturan
Ini Alasan Pemerintah Izinkan WNA Masuk saat WNI Dilarang Mudik

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami