Video Kucing Dicekoki Ciu Direkam di Tulungagung, Begini Kronologi Lengkapnya

PERISTIWA » MALANG | 18 Oktober 2019 00:39 Reporter : Erwin Yohanes

Merdeka.com - Viralnya video kucing yang mati lantaran dicekoki ciu (sejenis minuman keras) rupanya terjadi di Tulungagung, Jawa Timur. Namun, kucing tersebut dipastikan tidak mati karena ciu, seperti penjelasan dalam video.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Mangera menceritakan, video tersebut diketahui viral sejak Rabu (16/10) kemarin. Lokasi dalam video, ternyata diketahui di Desa Dukuh, Kecamatan Gondang, Tulungagung.

"Lokasi dalam video diketahui berada di Desa Dukuh, Kecamatan Gondang, Tulungagung," ujarnya, Kamis (17/10) malam.

Ia menambahkan, kejadian dalam video tersebut bermula dari Ahmat Azam bersama temannya, Ade Prio berangkat ngopi di rumahnya Andra di Desa Dukuh. Disaat di rumahnya, mereka melihat Andra bermain bersama kucing kesayangannya.

Namun, disaat bermain itulah kucing tiba-tiba muntah-muntah. Lalu, salah seorang diantara mereka menyarankan agar dicarikan air kelapa muda dengan maksud untuk menetralkan racun yang mungkin ada di kucing.

"Akan tetapi usai diminumi air kelapa muda kucing tidak kunjung sembuh, kemudian kucing kejang terus mati. Akhirnya kucing di kuburkan," katanya.

Ia menambahkan, dari kejadian itu diduga kucing usai makan bangkai tikus yang memakan racun tikus. Hingga akhirnya kucing mati. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya tikus yang mati di sebelah kucing. Dari kejadian tersebut oleh Ahmad Azam kejadian tersebut di videokan dan di upload di instagram pada Rabu (16/10) jam 21.00 Wib.

"Tetapi dalam upload tersebut oleh Azam diberi keterangan bahwa kucing dibuat percobaan dikasih ciu hingga berlanjut kejadian ini. Perlu di ketahui bahwa apa yang di tulis Ahmad Azam tidak sesuai yang terjadi dan dilakukan hanya untuk iseng," ungkapnya.

Saat ini bangkai kucing oleh pihak Polsek Gondang sudah dibongkar bersama bangkai tikus untuk bahan penyelidikan dan pembuktian. "Sudah 4 orang yang kita mintai keterangan untuk penyelidikan lebih lanjut," tegasnya.

Sebelumnya di medsos akun @azzam_cancel beredar video seseorang tengah memberikan minuman pada seekor kucing anggora. Dalam keterangan video, tertulis beberapa kata seperti "Percobaan ciu terhadap kucing anggora".

Dalam gambar yang lain juga sempat tertulis teks seperti "Setelah 2 jam empedu bekerja keras mengeluarkan racun. Membuat tubuh si anggora bergetar 50% ciu bekonang sudah masuk dalam darah. Merusak sebagian sistem saraf dalam otak. Otak tidak mampu memberikan intruksi kepada organ tubuh sehingga pandangan kabur dan kesadaran mengurang Detak jantung mulai melemah."

Hingga diakhir video, sang kucing yang awalnya tampak kejang-kejang, terlihat mati. Video yang viral ini pun mendapat kecaman dari berbagai pihak, termasuk para pecinta binatang.

Baca juga:
Orangutan Ditemukan Sekarat di Kebun Sawit Kalteng, 70 Peluru Bersarang di Tubuh
Kisah Anak Kuda di Suriah Jadi Korban Perang
Dugong di Thailand Mati dengan Perut Berisi Plastik
Sadisnya Tradisi Pembantaian Paus di Kepulauan Faroe
Selundupkan Bayi Orangutan, WNA Asal Rusia Ditangkap Petugas Bandara Ngurah Rai
Malangnya Orangutan di Bali Diselundupkan dalam Kotak Rotan

(mdk/gil)