Video Lucinta Luna Tunggangi Lumba-Lumba Dikecam

Video Lucinta Luna Tunggangi Lumba-Lumba Dikecam
Lucinta Luna Naik Lumba-Lumba. ©2021 Merdeka.com
PERISTIWA | 15 April 2021 21:58 Reporter : Moh. Kadafi

Merdeka.com - Sebuah video viral memperlihatkan aksi Lucinta Luna bersama rekan-rekannya yang mengunggah video di YouTube sedang mengendarai lumba-lumba viral di media sosial, Kamis (15/4).

Terlihat Lucinta Luna bersama rekan-rekannya memegang sirip dan berteriak saat lumba-lumba menarik mereka. Peristiwa itu, juga mendapat kecaman dari berbagai pihak terutama dari Davina Veronica, yang merupakan aktris sekaligus aktivis lingkungan dan kesejahteraan satwa Indonesia.

Dalam akun instagramnya @davinaveronica, menulis dalam captionnya bahwa perbuatan Lucinta Luna dan rekan-rekannya tidak terpuji memperlakukan lumba-lumba seperti itu.

"This is really really stupid, uneducated, cruel and heartless. Sedih banget melihat ini," tulisnya.

Dalam caption yang viral itu juga disebutkan peristiwa itu terjadi di dolphin lodge, Sanur, Denpasar, Bali, dan akun @dolphinloggebalioffical ditag olehnya agar segera dihentikan dan ditutup sarana seperti itu.

Sementara Kasubag Tata Usaha Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali Prawono Meruanto menyampaikan, bahwa bila benar lokasinya terjadi dolphin lodge, Sanur, Denpasar, Bali, maka secara hukum lokasi itu seharusnya sudah tutup sejak tanggal 15 April 2020

"Semua sudah saya laporkan kepada pimpinan di Jakarta, yang pasti akan ada surat teguran terkait peristiwa tersebut," kata Meruanto, saat dihubungi Kamis (15/4) malam.

Ia juga menyampaikan, bahwa pihaknya setelah menerima adanya video viral itu, langsung mengeceks ke lokasi dan pihaknya belum mengetahui peristiwa itu kapan terjadi.

"Tadipun juga saya lakukan pengecekan ke sana dan memang tidak aktivitas dari pagi sampai sore," imbuhnya.

Ia menerangkan, bahwa dolphin lodge, Sanur, lokasi izinnya telah mati sejak tahun 2018 dan tidak bisa diperpanjang lagi.

"Kami menunggu arahan pimpinan saja tidak ada yang bisa kami lakukan, karena memang tempat itu sudah tertutup sejak tahun yang lalu. Lokasi itu izinnya mati sejak tahun 2018 dan tidak bisa diperpanjang lagi," terangnya.

"Yang seperti itu tergantung mereka. Mereka mencuri-curi atau bagaimana tapi yang pasti izin mereka sudah mati. Makannya, mereka mengajukan banding dan segala macam tapi kita belum tau. Karena, memang pimpinan kami yang kemarin berbicara dengan pihak mereka," sambungnya.

Ia juga menyampaikan, bahwa secara izin dari Kementerian Hidup dan Perhutanan memang diizinkan untuk area seperti itu. Tetapi dengan pengawasan yang ketat dan aturan-aturan yang harus dipenuhi oleh pemilik.

"Secara izin sebenarnya lokasi itu tidak di Sanur. Lokasi itu ada di Jembrana. Karena izin mati kita tutup dan mereka tidak mengurus proses perizinan lagi. Kami, laporkan kejadian itu karena upaya sudah kami lakukan untuk menutup itu, sesuai arahan dari pusat untuk menutup lokasi karena izinnya," jelasnya.

Ia juga menyebutkan, bahwa di lokasi itu ada sekitar 7 lumba-lumba yang memang hasil penakaran atau anakan dan juga ada yang langsung didapat dari alam. "Terakhir izin yang dikeluarkan oleh kementerian 7 ekor. Lumba-lumba itu memang ada hasil penakaran, hasil anakan dan segala macamnya ada yang memang (didapat) dari alam," ungkapnya.

Ia juga menyampaikan, bahwa sebenarnya memperlakukan lumba-lumba seperti itu memang tidak disarankan.

"Yang pasti itu tidak disarankan. Kalau memang sekedar mereka melakukan atraksi lompat atau main bola dan segala macam itu mungkin. Tapi kalau sampai memegang sirip ini baru kejadian yang kita lihat," ujar Meruanto. (mdk/eko)

Baca juga:
Curi Perhatian, Ini 4 Potret Lucinta Luna dalam Balutan Hijab
Dihipnotis Uya Kuya, Lucinta Luna Ungkap Sosok Pacar Baru
Diduga Settingan, Penyanyi Wika Salim dan Lucinta Luna Saling Sindir di Media Sosial
5 Potret Rumah Baru Lucinta Luna, Bangkit dari Masa Kelam Usai Keluar dari Penjara
Potret Liburan Mewah Lucinta Luna, Naik Helikopter & Berpose Manja dengan Lumba-lumba
Tersandung Kasus Narkoba, Lucinta Luna Cerita Perubahan setelah Keluar dari Penjara

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami