Video Pisah Sambut Kapolres Rembang saat PPKM Viral, Ini Penjelasan Polda Jateng

Video Pisah Sambut Kapolres Rembang saat PPKM Viral, Ini Penjelasan Polda Jateng
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy. ©2021 Merdeka.com
NEWS | 29 Juli 2021 15:53 Reporter : Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Video hajatan pisah sambut Kapolres Rembang di Pendopo Museum RA Kartini Rembang, Rabu (28/7) malam, beredar luas di Facebook dan WhatsApp. Netizen mengkritik kegiatan tersebut melanggar PPKM Level 4 di daerah itu.

Namun, Polda Jawa Tengah (Jateng) punya penjelasan terkait kejadian itu. Mereka mengakui acara itu merupakan perkenalan Kapolres sekaligus pamitan Kapolres lama. Namun, juga ada penjelasan Bupati Rembang memaparkan tentang perkembangan penanganan covid-19 di wilayah itu.

"Video viral itu tidak benar, kegiatan itu yang datang hanya 12 orang tanpa hiburan dan tanpa makan. Adapun latar belakang lampu dan dekorasi adalah dalam rangka HUT Kabupaten Rembang 27 Juli 2021. Setelah acara selesai, Kapolres langsung kembali ke Mapolres. Semua kegiatan sudah sesuai protokol kesehatan," kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy saat dikonfirmasi, Kamis (29/7).

Iqbal menyebut sebelumnya Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi juga mengingatkan kepada semua jajaran dan kapolres baru serta lama untuk tidak melakukan perayaan apa pun dalam melakukan sertijab di wilayah masing masing.

"Kapolda Jateng juga sudah menekankan kepada semua Kapolres di jajaran Polda Jateng agar tidak melaksanakan pesta ataupun, cukup acara pisah sambut bagi Kapolres yang baru saja di sertijab kemarin," ungkapnya.

Iqbal meminta kepada semua pihak, untuk melakukan cek dan ricek sebelum menyebarkan informasi itu. Sehingga tidak menjadi kegaduhan pada publik dalam hal informasi.

"Saya meminta kepada masyarakat dan juga semua pihak, supaya jangan langsung percaya dengan informasi yang beredar sekarang ini, lakukan cek da ricek terlebih dahulu, jangan langsung percaya begitu saja," jelasnya.

Sementara itu, Bupati Rembang Abdul Hafidz mengatakan memang ada acara perkenalan Kapolres baru sekaligus berpamitan dengan Kapolres lama. Pihaknya dari Pemkab Rembang diundang dalam acara itu dalam rangka menyampaikan informasi seputar kondisi covid-19 kepada Kapolres Baru.

"Kami hanya sebatas memaparkan kondisi Covid-19. Bahwa kondisi perkembangan baik meliputi geografi, sosial dan luasan wilayah. Kondisi kasus aktif sampai saat ini 275 yang saat itu sempat 786 paling tinggi 15 hari sebelumnya," kata Abdul Hafidz, Kamis (29/7).

Dia menyebut dalam acara itu tidak ada sambutan panitia. Yang ada Kapolres lama menyampaikan pamit, sedangkan Kapolres baru hanya menyampaikan pesan singkat sekitar 5 menit.

"Jadi acara mulai pukul 19.30 wib selesai pukul 19.30 WIB. Setelah acara selesai memang masih ngobrol-ngobrol soal koordinasi, jadi acaranya singkat. Bahwa pelaksanaan PPKM ini harus menjadi contoh masyarakat," tandas Abdul Hafidz. (mdk/yan)

Baca juga:
Tolak Perpanjangan PPKM, Pedagang di Kota Serang Kibarkan Bendera Putih
Mendagri: Penurunan Kasus Positif di Indramayu Bukti Keberhasilan PPKM
Camat Klaim Kembangan Bebas dari Zona Merah Covid-19 Akibat Penerapan PPKM
Seluruh Wisata di Bukitinggi Ditutup Hingga PPKM Level 3 Berakhir
Satgas Covid-19 Sampaikan 3 Poin Penting Dari Pembelajaran Selama Masa PPKM
Satgas Covid-19 Tetapkan Syarat Perjalanan selama masa PPKM Level 1-4

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami