Video Porno Bupati Simeulue Beredar, Masyarakat Desak Segera Dimakzulkan

PERISTIWA | 1 Agustus 2019 18:48 Reporter : Eko Prasetya

Merdeka.com - Heboh beredar video porno Bupati Simeulue. Bupati Simeulue, Erli Hasim menyatakan, ada pihak yang ingin menjatuhkan dirinya sebagai kepala daerah dengan menyebarkan video yang sebenarnya itu adalah dirinya bersama istri.

"Jadi, ada upaya yang dilakukan untuk menjatuhkan saya sebagai kepada daerah. Kita sudah kantongi siapa-siapa yang berada di belakang ini semua," katanya saat dihubungi dari Banda Aceh. Seperti dikutip dari Antara, Kamis (1/8).

Ia mengakui video itu memang dirinya yang dilakukan bersama istri. "Dalam video itu memang saya lakukan bersama istri sendiri," katanya.

Namun, dikatakan, saat ini ada beredar nama perempuan lain yang seakan-akan dirinya membawanya ke mana-mana. "Jadi, saya menduga di balik peristiwa ini semua dilakukan orang-orang tertentu yang punya nafsu kekuasaan," katanya.

Ketika ditanya apakah akan menempuh jalur hukum terhadap orang yang menyebarkan video itu, Bupati menyatakan dirinya sedang mempertimbangkan.

Sementara itu, Ketua LSM Lembaga Simelue Center Aceh, Dafran Ucok menyatakan prihatin dengan beredarnya video tersebut, karena dinilai Bupati Erli Hasim telah mempermalukan dan merendahkan harga diri masyarakat Simeulue, karena video itu sudah beredar kemana-mana.

"Kami sangat malu punya pemimpin seperti itu," katanya.

Dafran menyatakan, perempuan yang ada di video itu jelas bukan istrinya. "Meskipun Bupati menyatakan perempuan yang ada di video tersebut adalah istrinya, tetapi kami tahu dan seluruh masyarakat di pulau ini mungkin tahu kalau itu bukan istrinya," katanya.

Ia berharap agar kasus ini segera diusut. Dia berharap Gubernur, bahkan Menteri Dalam Negeri segera mengambil sikap karena ini tidak bisa dibiarkan.

Sementara itu, masyarakat Kabupaten Simelue yang tergabung dalam Aliansi Gerakan masyarakat antipejabat amoral (Gempar) akan melakukan aksi damai mendatangi DPRK setempat dan mendesak agar Bupati Erli Hasim dimakzulkan, karena dinilai sudah tidak pantas lagi memimpin daerah yang kini sedang menjalankan syariat Islam. (mdk/eko)

Baca juga:
Alasan Imigrasi Bali Tak Bisa Cekal Seumur Hidup Buron WN Inggris Pembuat Video Porno
Polisi akan Dalami Kasus Video Porno Model Asal Inggris dengan Binatang
Bule Inggris Pengguna Narkoba dan Pembuat Video Porno Ditangkap di Bali
Pacar Sebar Foto Siswi Nyaris Tanpa Busana Karena Ajakan Berhubungan Badan Ditolak
Penyebar Video Pelajar Nyaris Tanpa Busana Diringkus Polisi
Polisi Kantongi Identitas Penyebar Video Siswi SMK di Ponorogo Nyaris Tanpa Busana

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.