Virus Corona Merebak, Pasokan Buah Impor Asal China ke Solo Tetap Lancar

PERISTIWA | 29 Januari 2020 01:01 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Pasokan buah-buahan impor asal China ke sejumlah pasar tradisional di Solo tak terpengaruh mewabahnya virus corona di Negeri Tirai Bambu tersebut. Seperti pantauan merdeka.com di Pasar Gede, Solo, Selasa (28/1).

Sejumlah pedagang mengatakan hingga saat ini belum ada informasi terkait pembatasan kuota yang disampaikan oleh importir. Masyarakat juga masih belum terpengaruh dengan kabar virus yang menggemparkan dunia itu.

"Sampai hari ini belum ada dampaknya. Pasokan buahnya lancar, ada semua. Hanya ada sedikit yang terlambat datang, seperti kelengkeng. Tapi kan di gudang lain ada kelengkengnya. Jeruk juga biasa, lancar, belum ada info dari importir soal pembatasan kuota itu," ujar Jumadi pedagang buah di Pasar Gede.

Jumadi mengaku barang-barang yang masuk ke tokonya juga masih seperti biasanya. Menurutnya, jika seandainya ada pembatasan kuota, importir tetap akan mengirimkan ke toko miliknya.

'Toko saya kan grosir, jadi tiap hari dikirim. Harus stok setiap hari dan setiap jam. Semua masih lancar," katanya.

Jumadi mengaku, ada sejumlah jenis buah yang tidak dikirim. Hal tersebut dikarenakan sudah habis musim. Artinya, masih ada barangnya, namun jumlahnya sedikit. Contohnya, lanjut dia, jeruk santang dan anggur China.

"Jeruk santang dan anggur China Itu tidak ada karena habis musim. Tapi tidak langka," jelasnya.

Djuwarsih, pedagang buah lainnya mengungkapkan hal yang sama. Menurutnya, virus Corona tidak berdampak pada pasokan buah impor ke tokonya.

"Waktu Sincia itu banyak masuk buah dari Tiongkok. Ada jeruk mandarin, jeruk santang, apel, dan pir. Pasokannya ramai karena untuk perayaan Imlek. Sekarang karena Imlek sudah berakhir jadi berkurang banyak," pungkas dia. (mdk/bal)

Baca juga:
Takut Terinfeksi Virus Corona, Warga Hong Kong Borong Masker Wajah
VIDEO: Kondisi Wuhan yang Terisolir karena Virus Corona
Diminta Cabut Bebas Visa WN China, Yasonna Pikirkan Hubungan Diplomatik
Wabah Virus Corona Tumbangkan Ekonomi Dunia
Geger Virus Corona, Menko Luhut Tak Mau Buru-Buru Tetapkan Travel Warning
Korban Terus Bertambah, Dunia Berpacu dengan Waktu Temukan Vaksin untuk Virus Corona

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.