Vonis Pemeran Wanita Video Vina Garut Terlalu Rendah, Kejaksaan Akan Ajukan Kasasi

Vonis Pemeran Wanita Video Vina Garut Terlalu Rendah, Kejaksaan Akan Ajukan Kasasi
PERISTIWA | 3 Juni 2020 18:03 Reporter : Mochammad Iqbal

Merdeka.com - Pengadilan Tinggi (PT) Bandung menguatkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Garut atas putusannya terhadap terdakwa VA dalam kasus video asusila Vina Garut. Putusan tersebut sendiri diberikan setelah kuasa hukum VA mengajukan banding atas putusan PN Garut terhadap kliennya, VA.

"Putusan PT menguatkan hasil dari PN soal banding dari pengacara VA," ujar Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Garut, Dapot Dariarma, Rabu (3/6).

Dari putusan PT Bandung itu, pihak Kejaksaan Negeri Garut berencana mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA). Pengajuan kasasi itu sendiri terkait vonis VA yang dinilai terlalu rendah dibanding tuntutan jaksa. Serta terkait barang bukti telepon pintar milik Raya yang berisi video asusila.

Untuk diketahui, Pengadilan Negeri Garut, Kamis (2/4) sore memvonis pemeran utama wanita dalam video asusila 'Vina Garut' yakni VA dengan hukuman penjara tiga tahun dan denda Rp1 miliar subsider kurungan 3 bulan penjara. Jaksa menuntut VA dengan hukuman 5 tahun dan denda Rp1 miliar.

"Kita akan ajukan kasasi soal hukuman ke VA. Ini karena vonis yang diberikan kurang dari 2/3," katanya.

Sedangkan untuk barang bukti telepon pintar, Kejaksaan akan meminta agar menjadi barang rampasan dimusnahkan. Jika tidak dimusnahkan, dia khawatir disalahgunakan.

"Barang bukti ini kalau dilelang dan dimiliki orang lain, isi video di HPnya bisa kembali menyebar. Makanya kami kasasi agar bisa dimusnahkan," jelasnya.

Baca Selanjutnya: Pengacara VA Asri Vidya Dewi...

Halaman

(mdk/noe)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami