Wabah Chikungunya Jangkiti Puluhan Warga Sekampung di Garut

Wabah Chikungunya Jangkiti Puluhan Warga Sekampung di Garut
PERISTIWA | 4 Juni 2020 03:12 Reporter : Henny Rachma Sari

Merdeka.com - Di saat sejumlah daerah di Indonesia bahkan dunia terjangkit coronavirus disease (Covid-19), tidak begitu yang terjadi di Garut. Puluhan warga sekampung di Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat, mengeluh sakit yang sama, yakni demam, kaki bengkak dan sulit berjalan. Diduga mereka terjangkit wabah chikungunya.

Chikungunya merupakan penyakit yang ditularkan dari gigitan nyamuk. "Yang diketahui sementara dan tercatat saat ini ada 23 orang, belum lagi yang tidak tercatat," kata tokoh pemuda Kampung Astanagirang, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Tarogong Kidul Ayi Firmansyah usai meninjau kondisi warga yang terjangkit wabah tersebut, Rabu (3/6).

Lokasi sudah didatangi petugas kesehatan dari Puskesmas Pembangunan yang akan melakukan pendataan serta memeriksa kondisi kesehatan warga yang mengeluhkan sakit.

Selama ini, kata dia, wabah tersebut masih dalam kajian petugas kesehatan, namun dugaan sementara terindikasi dampak wabah chikungunya yang penularannya melalui gigitan nyamuk pembawa virus chikungunya.

"Jika memang penyebabnya dari nyamuk, kami harap pemerintah bisa melakukan fogging agar nyamuknya mati, selain kami melakukan gerakan bersih-bersih lingkungan," katanya.

Kader Posyandu RW 3 Kampung Astanagirang, Widaningsih menyatakan, warga yang terjangkit wabah itu mengeluhkan gatal-gatal sekitar kaki, tangan, pusing dan demam, bahkan ada yang sampai tidak bisa berjalan karena kedua kakinya sakit.

Tercatat warga yang mengeluhkan sakit serupa itu, kata dia, ada di 15 kepala keluarga atau rumah yang saat ini sudah mendapatkan perhatian penanganan kesehatan dari petugas puskesmas.

"Ada 15 KK yang sakit dengan gejala hampir sama, kakinya ada yang sampai bengkak," katanya.

Wida menyampaikan, wabah yang menjangkit warga satu kampung itu sudah dilaporkan juga ke Dinas Kesehatan Garut untuk mendapatkan perhatian agar wabah tidak terus meluas.

"Kami minta segera fogging secepatnya, sudah banyak warga yang sakit dan perlu penanganan biar tidak semakin menyebar," katanya. Seperti diberitakan Antara. (mdk/rhm)

Baca juga:
Mengenal Penyakit Chikungunya, Penyebab, Gejala dan Cara Mengobatinya
Chikungunya Merebak di Depok dan Tangerang
Diduga Terserang Chikungunya, Puluhan Warga Bogor Mendadak Lumpuh
Jangan Keliru! Begini Cara Bedakan Demam Malaria, Chikungunya, dan DBD
10 Warga Depok Terjangkit Chikungunya
Warga Depok diserang virus chikungunya, sempat alami lumpuh

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami