Wagub DKI Sebut Penjualan Sepeda Naik 1.000 Persen

Wagub DKI Sebut Penjualan Sepeda Naik 1.000 Persen
PERISTIWA | 4 Juli 2020 15:01 Reporter : Bachtiarudin Alam

Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria menilai euforia masyarakat untuk berolahraga sangat luar biasa, terutama pada olahraga bersepeda. Hal tersebut seiring dengan meningkatnya minat masyarakat memanfaatkan moment car free day atau hari bebas kendaraan.

“Waktu di GBK memang sempat ramai tapi Alhamdulillah karena luas cukup terkendali. Nah ketika di CFD pertama dibuka euforianya luar biasa, ternyata ada peningkatan 1.000 persen pada penjualan sepeda, jadi orang senang sekali sudah lama di rumah, jadi naik sepeda," ujar Riza dalam Radio Smart FM bertajuk ‘Jelang Usai PSBB Transisi, Sabtu (4/7).

Kendari demikian, Riza mengingatkan walaupun bersepeda sangat baik untuk kesehatan dan tetap menjaga jarak. Namun masyarakat harus tetap ingat agar tidak berkerumun.

“Bersepeda kan baik karena harus berjarak dia, tidak bisa rapet, tapi ketika selesai bersepeda, ngumpul, ngeriung, sama teman nah itu terjadi pertemuan," kata Riza.

Oleh karena itu, Riza menjelaskan berdasarkan hasil kajian dari pembukaan CFD pada pertama kali yang menjadi sorotan karena menimbulkan keramaian. Maka Pemprov telah membagi dan menyebar pembukaan CFD di 32 titik, guna menyebar kerumunan warga.

“Tapi alhamdulillah, pada minggu berikutnya kami putuskan untuk batasi serta kami tutup sementara. Dan kami bagi 32 untuk hari bebas kendaraan,” katanya.

1 dari 1 halaman

32 Titik CFD di Jakarta

Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau CFD Jakarta hari sempat dibuka dan ditutup kembali, untuk ruas Jalan Sudirman hingga Thamrin.

Pemprov DKI beralasan, peniadaan disebabkan hasil evaluasi CFD yang membuat massa di luar perkiraan dan menciptakan potensi kerumunan penularan Covid-19.

"Kita evaluasi, karena dari awal kita berencana menyelamatkan warga. Dan mereka yang mau berolahraga, bersepeda kita kasih fasilitasnya, tapi ternyata jumlah melampaui yang diprediksi," kata Gubernur Anies di Balai Kota Jakarta, Senin (22/6).

Namun demikian, Anies tidak meniadakan 100 persen HBKB. Hasil evaluasi menyatakan, giat mingguan tersebut hanya dialihkan ke 32 titik yang disebar ke seluruh penjuru Jakarta.

"Tujuan kita warga yang ingin olahraga kita fasilitasi," lanjut Anies.

Berikut 32 lokasi pengganti, terdiri dari tujuh lokasi CFD, dengan 25 ruas jalan sebagai tempat berolahraganya:

Kategori lokasi HBKB tujuh lokasi:

1. Jalan Suryo Pranoto

2. Sisi Danau Sunter Selatan

3. Jalan Gajah Mada

4. Jalan Hayam Wuruk

5. Jalan Pemuda

6. Jalan Layang Non Tol (JLNT) Antasari

7. Jalan Percetakan Negara 2

Kategori Lokasi Jalan untuk Olahraga:

1. Jalan Pejagalan Raya

2. Jalan Paseban Raya

3. Jalan Zamrud Raya

4. Jalan Pramuka Sari I

5. Jalan Danau Tornado

6. Jalan Amir Hamzah

7. Inspeksi Kali Sunter Rawa Badak Selatan

8. Jalan Kelapa Hibrida Sukapura

9. Jalan Pulau Maju Bersama

10. Jalan Benyamin Sueb

11. Jalan Arteri Pegangsaan Dua

12. Jalan RA Fadillah

13. Jalan Inspeksi Kanal Banjir Barat (KBT)

14. Jalan Raden Inten

15. Jalan Bina Marga

16. Jalan Sultan Iskandar Muda - Arteri Pondok Indah

17. Jalan Tebet Barat Dalam Raya

18. Jalan Kesehatan Raya

19. Jalan Cipete Raya

20. Jalan Puri Harum

21. Jalan Puri Ayu

22. Jalan Puri Elok

23. Jalan Puri Molek

24. Jalan Puri Ayu 1

25. Jalan Puri Molek 1. (mdk/did)

Baca juga:
Uji Coba Layanan Bike Sharing di Jakarta
Layanan Bike Sharing Mulai Diuji Coba, Ini 9 Lokasinya
Layanan Bike Sharing untuk Kurangi Penggunaan Kendaraan Bermotor
Dishub DKI Usul Pemanfaatan Dana SP3L untuk Bangun 500 Jalur Sepeda
Kemenhub Siapkan Regulasi untuk Keselamatan Pesepeda
Dishub DKI Pastikan Jalur Sepeda Tetap Ada Meski CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami