Wagub Nilai Masuknya Turis Asing Kriminal ke Bali Akibat Bebas Visa

PERISTIWA | 30 Maret 2019 03:35 Reporter : Moh. Kadafi

Merdeka.com - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) menilai maraknya turis asing yang melakukan tindakan kasus kriminal di Pulau Bali lantaran bebas visa. Menurutnya, itu salah satu efek negatif dari bebas visa.

"Ini kebijakan dari pemerintah juga, membuka pintu Bali dengan memberikan bebas visa ke beberapa negara," ucapnya saat ditemui di Denpasar, Bali, Jumat (29/3).

Menurut Cok Ace, dampaknya dari bebas visa tersebut akan dimanfaatkan oleh WNA yang memiliki niat jahat atau yang ingin melakukan kriminal di Pulau Dewata. "Tentu dampaknya demikian, orang mudah datang ke Bali dan tentu juga memberikan kemudahan bagi penjahat-penjahat ke Bali," imbuhnya.

Menurut Cok Ace, dengan adanya bebas visa tersebut tentunya sebuah tantangan untuk Bali dan kedepannya harus ada upaya-upaya lain menghadapi hal tersebut.

"Memang ini tantangan bagi kita, apakah kita lebih ketatkan ke Bali-nya atau kita mencari upaya-upaya lain. Satu sisi kunjungan wisatawan tetap kita jaga, baik kualitasnya dan kuantitasnya," jelasnya.

"Di sisi lain juga jangan sampai merusak citra Bali ini dengan masuknya penjahat-penjahat. Pasti ini, akan berdampak, justru itulah kita harus melakukan tindakan-tindakan cepat dan strategis," ujar Cok Ace. (mdk/eko)

Baca juga:
Cegah Turis Nakal, Imigrasi Bali Bentuk Timwas Orang Asing
Menko Darmin Dorong Pengusaha Garap Pasar Cinderamata dan Gaet Wisatawan Arab Saudi
Jelang Hari Nyepi, Wisatawan Mancanegara di Bali Naik 17 Persen
Turis Asal China Paling Banyak Kunjungi Indonesia di Januari 2019
Dorong Wisman Belanja, Aturan Pengembalian Pajak Turis Asing Direvisi
Tingkatkan Jumlah Wisman, PUPR Percepat Akses Jalan Menuju Danau Toba

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.