Wakil Ketua MPR Sebut Ramadan Jadi Momentum Tingkatkan Solidaritas Lawan Covid-19

Wakil Ketua MPR Sebut Ramadan Jadi Momentum Tingkatkan Solidaritas Lawan Covid-19
PERISTIWA | 23 April 2020 15:52 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah

Merdeka.com - Wakil Ketua Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani mengajak masyarakat meningkatkan solidaritas kepada sesama pada bulan Ramadan di tengah pandemi virus corona atau Covid-19. Meski di tengah pandemi, dia menyarankan umat Islam menjadikan Ramadan kali ini untuk momen meningkatkan amal dan ibadah.

"Pandemi Covid-19 atau virus Corona ini adalah sebuah musibah yang tentu saja datang dari Allah, dan tentu saja Allah menurunkan penyakit ini pasti ada obatnya. Di dalam bulan puasa diharapkan dapat menjadi pendorong bagi kita semua untuk meningkatkan amal saleh, ibadah dan sedekah bagi pribadi-pribadi kita," kata Muzani dalam keterangannya, Kamis (23/4).

Dia mengingatkan kepada masyarakat untuk saling bahu membahu membantu menghadapi kesusahan yang tengah terjadi. "Saya merasakan bahwa solidaritas kita antar manusia-antar masyarakat begitu besar dalam menghadapi Covid-19 ini, dan bulan puasa adalah momentum yang tepat bagi kita meningkatkan ibadah, meningkatkan solidaritas dalam menghadapi musibah ini," ujar Muzani.

Sekjen Gerindra ini melihat pandemi yang terjadi sekarang, mungkin pesan dari Allah untuk mendekatkan diri kepadanya dan meningkatkan harmonisasi dengan alam.

"Dan barangkali saja, ini adalah ujian Tuhan kepada kita agar kita semakin dekat kepada Tuhan, semakin dekat dengan sesama manusia dan agar kita semakin dekat dengan alam. Mungkin ujian ini sebagai tanda bahwa selama ini kita jauh dari Tuhan, jauh dari kepentingan kita sesama manusia dan jauh dari kepentingan alam," tutur Muzani.

Oleh karenanya, kata Muzani, jangan ada yang merasa putus asa apalagi menyerah terhadap kondisi sekarang. Semua harus tetap berikhtiar menghadapi pandemi ini.

"Kita meyakini bahwa semua yang datang dari Allah, apapun penyakitnya pasti ada obatnya. Obat penyakit itu adanya di antara ikhtiar-ikhtiar kita, kita harus terus menerus berikhtiar untuk mencari obat dan solusi atas musibah ini. Dan tidak boleh ada keputusasaan, tidak boleh ada ketidaksabaran, apalagi saling menyalahkan. Kita memiliki kekuatan dan kita memiliki kebersamaan dalam menghadapi musibah ini," pungkasnya. (mdk/ray)

Baca juga:
Zakat Bisa Diserahkan Kepada Pasien Corona yang Tidak Mampu
3 Amalan Nabi Muhammad di Bulan Ramadan
Sambut Ramadan, Grab Luncurkan Sederet Fitur Baru
Resep Bakso Ikan Lele Praktis, Cocok untuk Menu Sahur Penderita Alergi Seafood
10 Resep Opor Ayam Paling Enak

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Putar Otak Bisnis Ritel Hadapi Corona

5