Wakil Ketua Sebut Panja Bentuk Respon Cepat DPR Terhadap Kasus Jiwasraya

PERISTIWA | 17 Januari 2020 11:46 Reporter : Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menilai pembentukan panja Jiwasraya sebagai upaya legislatif untuk merespon cepat kasus gagal bayar polis Jiwasraya. Dia berharap panja yang sudah dibentuk Komisi IV tersebut dapat segera bekerja.

"Saya pikir untuk merespons cepat atas apa yang dilakukan oleh Menteri Keuangan dan BUMN, serta Kejaksaan Agung dan Kepolisian teman-teman kemarin sudah ada yang membentuk panitia kerja atau panja agar bisa langsung bekerja," katanya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (17/1).

Dia tak menampik terdapat sejumlah Fraksi yang ingin membentuk pansus. Terkait hal tersebut dia mengatakan hal tersebut wajar saja.

"Bagi teman-teman berkeinginan bentuk pansus ya itu hak kawan-kawan, tapi yang sudah bentuk panja silakan bekerja," ungkapnya.

"Karena kita juga kejar-kejaran dengan waktu bagaimana supaya uang yang sudah keluar bisa kembali, bagaimana kinerja jelek bisa diperbaiki, bagaimana penegakan hukum bisa dijalankan," tambah Dasco.

1 dari 1 halaman

Politikus Gerindra itu menjelaskan, jika menilik lama waktu yang dibutuhkan untuk proses pembentukan, maka panja jauh lebih cepat dibandingkan pansus.

"Ya begini pansus itu kan prosesnya agak lama karena dia ada pengusul, terus dibawa ke Bamus. Kalau panja langsung di Komisi terkait," tutup Dasco. (mdk/fik)

Baca juga:
Kasus Jiwasraya, Kejagung Sita Mobil dan Sertifikat dari Tersangka Syahwirman
Kemenkeu Ancam Beri Sanski KAP Terlibat Kasus Jiwasraya dan Asabri
Daftar Kendaraan Mewah Milik Tersangka Korupsi Jiwasraya Disita Kejagung
Kejagung Blokir Rekening Kustodian Tersangka Korupsi Jiwasraya
Kementerian BUMN Sebut 4 Calon Investor Siap Bantu Sehatkan Jiwasraya

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.