Walhi Sebut Reklamasi di Pantai Losari Akibatkan Abrasi

Walhi Sebut Reklamasi di Pantai Losari Akibatkan Abrasi
PERISTIWA » MAKASSAR | 12 Februari 2020 14:12 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) mengritik proyek reklamasi Center Point of Indonesia (CPI) di Pantai Losari, Makassar, Sulawesi Selatan. Direktur Walhi Sulawesi Selatan, Muhammad Al Amin, mendesak agar CPI, yang digarap oleh grup Ciputra itu, bertanggung jawab atas abrasi yang terjadi di pesisir Galesong, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

Menurutnya, abrasi terjadi sebagai dampak dari reklamasi yang berlangsung sepanjang 2017-2018. Dia mengatakan sebelum dilakukan reklamasi abrasi yang terjadi di Galesong hanya menimpa beberapa desa dan bersifat musiman semata. Namun setelah penambangan pasir berlangsung, abrasi terjadi secara merata di hampir semua desa pesisir pantai Galesong.

"Dalam catatan Walhi ada 11 desa yang terkena dampak abrasi akibat penambangan pasir laut untuk reklamasi. Dari jumlah itu, lima desa di antaranya dikategorikan parah karena ada 27 rumah yang rusak berat," kata Al Amin, Rabu (12/2).

Baca Selanjutnya: Selain itu menurut dia penambangan...

Halaman

(mdk/dan)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami