Wali Kota Bekasi Izinkan Rumah Ibadah di Zona Hijau Dibuka Pekan Depan

Wali Kota Bekasi Izinkan Rumah Ibadah di Zona Hijau Dibuka Pekan Depan
PERISTIWA | 26 Mei 2020 20:07 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Wali Kota Bekasi Rachmat Effendi mempersilakan rumah ibadah di wilayah yang masuk zona hijau dibuka kembali mulai pekan depan. Saat ini 50 dari 56 kelurahan di Kota Bekasi berada di zona hijau Covid-19. Sementara, 6 kelurahan lainnya diakuinya masih berada di zona merah.

"Insya Allah, minggu depan sudah bisa lakukan ibadah dengan daerah yang dinyatakan (zona) hijau. Yang (zona) merah masih ada," ujar Rachmat Effendi usai mendampingi Presiden Jokowi meninjau persiapan new normal di Summarecon Mall Bekasi Jawa Barat, Selasa (26/5/2020).

Pertimbangan lain, RO atau Indeks Penularan Covid-19 di Kota Bekasi sudah berhasil ditekan hingga di bawah 1. Hal itu menunjukkan bahwa penularan virus corona di Kota Bekasi sudah menurun dan terkendali.

"Karena dari Maret kita sudah melakukan siaga darurat bencana dan 3 kali melakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), pada PSBB sekarang ini, apa yang disampaikan Pak Presiden adalah 'new normal', tatanan kehidupan baru," jelas Rachmat.

Sebelumnya, di masa Pandemi pemerintah meminta masyarakat beribadah dari rumah demi mencegah penyebaran virus corona semakin meluas. Sejak saat itulah, ibadah di masjid, gereja, dan rumah ibadah lainnya ditiadakan.

Bahkan, ibadah salat Jumat berjemaah di masjid pun ditiadakan selama masa pandemi corona. Begitu pula dengan ibadah salat Idulfitri 1441 H di masjid dan lapangan.

Presiden Joko Widodo atau Jokowi memuji kurva penyebaran virus corona di Kota Bekasi, Jawa Barat yang saat ini sudah terkendali. Dia menyebut indeks penularan (R0) virus corona di Kota Bekasi sudah di bawah 1.

"Angka-angka, fakta di lapangan, angka-angka bagaimana kurva R0-nya seperti di Bekasi sudah di bawah 1, sudah bagus," kata Jokowi, Selasa.

Dia pun meminta agar Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Walikota Bekasi Rachmat Effendy terus menekan angka penyebaran virus corona di wilayahnya. Dengan begitu, maka dapat bersiap menghadapi new normal.

Untuk menghadapi new normal atau tatanan kehidupan baru, Jokowi telah mengerahkan TNI-Polri untuk mengawasi masyarakat agar disiplin mengikuti protokol kesehatan Covid-19. TNI-Polri diturunkan di setiap titik-titik keramaian di 4 provinsi dan 25 kabupaten/kota.

Reporter: Lizsa Egeham
Sumber: Liputan6.com (mdk/noe)

Baca juga:
New Normal, Ridwan Kamil Batasi Jumlah Pengunjung di Mal & Restoran
Jokowi Tinjau Kesiapan Prosedur New Normal di Mal Bekasi
Pemprov Jabar Siap Jalani New Normal, Toko dan Mal Segera Dibuka Kembali
Sambut Kenormalan Baru, BNI Optimalkan Layanan Transaksi Digital
Bappenas Minta Pemda Mulai Susun Protokol Kenormalan Baru

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Alur BLT Dana Desa Hingga ke Tangan Warga - MERDEKA BICARA with Mendes Abdul Halim Iskandar

5