Wali Kota Bogor Pastikan Puskesmas Tanah Sareal Siap Uji Coba Vaksin Covid

Wali Kota Bogor Pastikan Puskesmas Tanah Sareal Siap Uji Coba Vaksin Covid
Wali Kota Bogor Bima Arya meninjau Puskesmas Tanah Sereal. ©2020 Merdeka.com/rasyid ali
PERISTIWA | 4 Oktober 2020 12:08 Reporter : Rasyid Ali

Merdeka.com - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyatakan Puskesmas Tanah Sareal telah siap jika ditunjuk menjadi salah satu lokasi uji coba vaksi Covid-19. Meski begitu, dia masih menunggu arahan dari pemerintah pusat terkait hal-hal teknis.

"Kami pastikan, tenaga kesehatan di sini siap. Sistemnya, alurnya siap. Dari datang sampai selesai dipastikan dulu. Ada jalur emergency juga," kata Bima saat meninjau Puskesmas Tanah Sareal, Minggu (4/9).

Bima menggambarkan, setiap orang yang telah divaksin, harus menunggu 30 menit sebelum diperbolehkan pulang. Hal tersebut untuk, melihat reaksi dari vaksin tersebut. Itu yang kemudian menjadi dasar penyiapan jalur darurat.

"Jadi begitu selesai divaksin, 30 meniti duduk dulu untuk diberikan sosialisasi, sambil melihat reaksi. Diobservasi. Kalau lancar diperbolehkan pulang. Tapi kalau ada gejala, akan dibawa ke IGD. Ambulans juga sudah disiapkan," kata Bima.

Lalu, kapan vaksin ini akan dimulai? Menurut Bima, distribusi vaksi dilakukan pada awal tahun 2021. Namun, untuk waktu yang lebih rinci Bima tidak bisa memastikan. Karena dia juga masih menunggu arahan dari pemerintah pusat.

"Informasinya, Pak Presiden juga akan datang ke sini. Meninjau. Kemungkinan vaksin awal tahun, tapi bulan saya saya belum ada informasi. Jumlah vaksinya berapa juga belum tahu. Karena nanti ada pertemuan lanjutan," katanya.

Meski begitu, pada awal pemberian vaksin ini, kata Bima, lebih diprioritaskan bagi para tenaga medis ada orang-orang dalam risiko, seperti tempat-tempat pelayanan publik yang rentan terpapar.

"Kemungkinan besar tenaga kesehatan dulu diprioritaskan dan pelayanan publik, yang sangat rawan terpapar. Saya juga Insyaallah siap, tapi harus konsultasi dulu. Karena saya kan alumni (positif) apa perlu divaksin juga kan belum tahu," katanya.

Bima pun memastikan tenaga kesehatan di Tanah Sareal telah mencukupi untuk sementara ini, dengan jumlah 37 orang. "Tapi kalau memang diperlukan lebih, kita akan drop tambahan tenaga disini," jelasnya. (mdk/bal)

Baca juga:
Dampak Paling Dirasakan Setelah Disuntik Uji Coba Vaksin Corona
Pemerintah Segera Patok Rata Harga Swab Tes, Maksimal Rp 900 Ribu
Pemerintah Proyeksi Vaksin Corona untuk Seluruh Rakyat RI Terpenuhi Akhir 2021
Puskemas Abiansemal I Bali Jadi Calon Tempat Simulasi Vaksinasi Covid-19
Luhut, Terawan dan MUI Bakal Terbang ke China Siapkan Vaksin Covid-19

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami