Wali Kota Disarankan Buat Referendum Bekasi jadi Jakarta Tenggara

PERISTIWA | 18 Agustus 2019 13:27 Reporter : Adi Nugroho

Merdeka.com - Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Ariyanto Hendrata mengatakan, gagasan Kota Bekasi bergabung dengan DKI Jakarta menjadi Jakarta Tenggara merupakan tawaran sangat strategis dan menggembirakan.

"Saya berharap Wali Kota Bekasi segera membentuk tim khusus untuk menggelar referendum kepada masyarakat Kota Bekasi. Karena semua akan berpulang kepada aspirasi atau jawaban dari warga itu sendiri," kata Ariyanto di Bekasi, Minggu (18/8).

Menurut dia, tawaran tersebut sangat logis dan memenuhi syarat-syarat dasar dalam UU 23 tahun 2014 dan PP 78 tahun 2007 tentang syarat-syarat dasar penggabungan sebuah daerah. Contohnya, kata dia, soal kondisi sosial budaya, letak strategis geografi dan juga pertimbangan pelayanan publik dan keuangan daera.

"Karena kita semua tau bahwa TPA nya warga DKI ada di wilayah administrasi Kota Bekasi yakni Bantargebang. Ini menjadi faktor penting untuk dikaji dalam prosesnya," kata dia.

Menilik sejarah, kata dia, Bekasi punya akar sejarah dengan DKI. Pada masa revolusi, Bekasi merupakan kewedanaan dari Kabupaten Jatinegara, Keresidenan Jakarta, Provinsi Jawa Barat. Kewedanaan Bekasi membawahi Kecamatan Bekasi, Cibitung, dan Cilincing.

"Makanya di Jakarta bagian timur masih ada nama jalan Bekasi di sana, karena ada ikatan sejarah yang kuat," ucapnya.

Dengan diawali referendum, Ariyanto menyakini lembaga-lembaga lain dan keputusan politik akan mengikuti jika memang semua warganya berkehendak untuk bergabung dengan DKI Jakarta menjadi Jakarta Tenggara.

Sebelumnya, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengungkap bahwa ada yang menggagas Kota Bekasi menjadi Jakarta Tenggara jika bergabung dengan DKI Jakarta. Ungkapan Rahmat itu menanggapi gagasan Bupati dan Wali Kota Bekasi tentang Provinsi Bogor Raya.

"Mungkin Bekasi itu lebih identik dengan Jakarta. Kota Bekasi karena secara kultur, secara budaya, dan mungkin kalau percepatan pembangunan DKI kan besar," kata Rahmat usai sidang Paripurna Istimewa HUT ke-74 RI di Gedung DPRD Kota Bekasi, Jalan Chairil Anwar, Bekasi Timur, Jumat (16/8).

(mdk/did)

TOPIK TERKAIT