Wali Kota Janjikan Akhir Bulan Pedagang Pasar Legi Bisa Berjualan

PERISTIWA | 15 November 2018 11:13 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Pemerintah Kota Solo terus mengebut pembangunan pasar darurat bagi ribuan pedagang Pasar Legi yang terbakar 29 Oktober lalu. Akhir bulan ini pembangunan di 3 lokasi pasar darurat ditargetkan selesai, sehingga bisa langsung digunakan.

Selain di area parkir, pasar darurat juga dibangun di tepian Jalan Sabang dan Jalan Monumen Banjarsari.

"Kita targetkan selesai akhir November, sehingga sudah bisa langsung dipakai oleh pedagang," ujar Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo, Kamis (15/11).

Rudy, sapaan akrabnya, menjelaskan, pembangunan pasar darurat dikerjakan dengan sistem lembur. Dengan maksud agar lebih cepat, apalagi saat ini sudah memasuki musim penghujan.

Pascakebarakan, banyak pedagang yang berjualan di tepi jalan tanpa menggunakan penutup. Sehingga jika hujan turun semua barang dagangan basah.

"Pembangunannya kita kebut, ini kiosnya tinggal dicor. Untuk los, kita tanggul pinggir-pinggirnya biar kalau hujan airnya nggak masuk ke pelataran pasar," katanya.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta, Subagyo, berjanji untuk memasukkan semua pedagang ke pasar darurat. Saat ini, kata dia, ada 1.400 pedagang yang menjadi korban kebakaran. Mereka menempati los, kios dan pelataran.

"Semoga nanti akhir November sudah bisa masuk pasar darurat. Mereka bisa segera berjualan secara normal," jelas Subagyo. (mdk/lia)

Baca juga:
Polisi Ungkap Penyebab Kebakaran Pasar Legi Solo Karena Korsleting Listrik
Pemkot Solo bangun Pasar Darurat Legi dari material bekas Pasar Klewer
Pasar Legi terbakar, Pemkot Solo kehilangan PAD Rp 2 M per tahun
Polisi akan olah TKP kebakaran Pasar Legi
Ratusan kios di Pasar Legi Solo terbakar, penyebab korsleting listrik
Pasar Legi Solo terbakar, ratusan pedagang berhamburan

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.