Wali Kota Tarakan Berharap Penegakan Hukum Tidak Hambat Pembangunan Daerah

PERISTIWA | 14 November 2019 17:20 Reporter : Haris Kurniawan

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo mengimbau kepala daerah dan penegak hukum bersinergi dalam menjalankan tugas. Sinergitas ini penting untuk mendukung agenda strategis bangsa. Imbauan itu disambut positif Wali Kota Tarakan Khairul.

Menurutnya, apa yang disampaikan Jokowi merupakan gambaran pengalaman presiden yang sebelumnya juga menjabat sebagai kepala daerah. Kata dia, pimpinan daerah punya cara yang berbeda dalam mengembangkan wilayahnya, namun perbedaan itu justru kerap menjadi persoalan di mata hukum.

"Memang tidak bisa dipungkiri ada satu atau dua kepala daerah yang memang punya niat tidak baik, tapi saya kira hampir semua yang justru membangun daerahnya dengan cara sendiri. Itu yang kadang menjadi missed persepsi dalam hukum," katanya saat berbincang dengan Merdeka.com.

"Saya melihat komitmen penegak hukum sudah cukup bagus dan memberi rasa aman untuk kepala daerah dalam melakukan improvisasi di lapangan. Seperti disampaikan presiden perlu dilihat mens rea apakah ada niat buruk untuk korupsi atau menyebabkan kerugian, itu yang paling penting. Selama tidak terjadi saya rasa perlu menjadi pertimbangan penegak hukum," tambahnya.

Meski begitu, kata dia, upaya pencegahan korupsi tetap menjadi agenda utama. Sehingga ke depan tidak ada lagi kepala daerah yang terjerat tindak pidana korupsi.

"Harapan semua kepala daerah begitu, penegakan hukum jangan buat takut kepala daerah. Saya kira imbauan Pak Jokowi, karena beliau punya pengalaman soal hal ini. Memang upaya pencegahan korupsi itu harus diutamakan," terangnya.

Selain tidak khawatir dengan penegakan hukum, peran harmonis antar Forum Komunikasi Daerah (Forkompimda) juga menentukan dalam berkembangnya suatu daerah.

"Ditekankan juga oleh Pak Jokowi hubungan harmonis dengan Forkompimda. Harapannya betul-betul dapat terjalin dengan baik sehingga tercipta suasana kondusif untuk pembangunan daerah."

"Presiden juga mengarahkan kalau Forkompimda sering ribut masyarakat menilai ini kurang bagus. Jadi, saya melihat, memang dari pimpinan tinggi di negeri ini banyak hal yang memang sudah menjadi komitmen bersama," tutupnya.

(mdk/hrs)

TOPIK TERKAIT