Wali Kota & Wawali Bengkulu Kunjungi dan Beri Bantuan Bayi Penderita Omphalocele

Wali Kota & Wawali Bengkulu Kunjungi dan Beri Bantuan Bayi Penderita Omphalocele
PERISTIWA | 10 Juni 2020 10:20 Reporter : Hery H Winarno

Merdeka.com - Wali Kota H Helmi Hasan dan Wakil Wali Kota Dedy Wahyudi, Selasa (9/6/2020) sore, mengunjungi Aisyah Almirah, bayi baru berusia tiga minggu asal Kabupaten Seluma tepatnya di Desa Sungai Petai Kecamatan Talo Kecil.

Aisyah saat ini sedang terbaring menderita penyakit Omphalocele atau usus di luar perut. Setelah menyerahkan bantuan, Wali Kota mendoakan agar Aisyah Almirah diberikan kesembuhan oleh Allah subhanahu wa ta’ala.

"Ini ujian dari Allah subhanahu wa ta'ala. Tetap berprasangka baik sama Allah. Bersama Baznas ini ada bantuan," kata Wali Kota kepada orang tua Aisyah saat mengunjungi sang bayi.

Wali Kota yang khas dengan atribut sunnah ini menjelaskan, Aisyah belum bisa dioperasi karena secara fisik masih begitu belia.

"Menunggu fisiknya kuat dulu. Bagaimanapun Aisyah butuh perhatian kita semua. Dia berhak bahagia. Mudah-mudahan kehadiran kami bisa memberikan semangat," ujar Helmi.

Helmi juga berpesan kepada orang tua Aisyah untuk tidak meninggalkan salat.

"Tahajud jangan tinggal. Nangis-nangis minta kesembuhan sama Allah. Mudah-mudahan Aisyah bisa tumbuh kembang seperti anak-anak yang lain," harap Helmi.

Orang tua Aisyah, Arizon dan Mevi Fitria, menyatakan syukur atas perhatian Wali Kota dan Wawali. Mereka sangat membutuhkan uluran tangan dermawan untuk mengobati bayi mungilnya, karena tidak mampu untuk mencari biaya buat operasi sang buah hati.

"Alhamdulillah, semoga Allah balas kebaikan Wali Kota, Wakil Wali Kota dan Baznas Kota Bengkulu," ungkap Mevi Fitria, ibu dari Aisyah.

Aisyah membutuhkan operasi. Namun operasi itu baru bisa dilakukan saat sang bayi berusia empat bulan nanti. Sehingga saat ini Aisyah Almira harus melakukan rawat jalan di rumah sakit Gading Medika satu kali setiap 5 hingga 7 hari, sehingga mengharuskan kami tinggal sementara di Kota Bengkulu, di Jalan Merawan 9 Kelurahan Sawah Lebar.

"Untuk biaya operasi dan pengobatan belum diketahui akan tetapi sudah tentu pasti besar, dan nantinya ketika sudah bisa dioperasi tidak bisa dilakukan di Bengkulu dan harus dirujuk ke rumah sakit di Palembang atau di Jakarta," jelasnya.

Ayah dari Aisyah hanya seorang petani dan sangat berharap uluran dermawan dan pemerintah.

Para dermawan dapat membantu Aisyah melalui rekening BRI dengan nomor 569101008216532 atas nama Arizon, sang ayah. (mdk/hhw)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami