Walkot Tangerang Pantau Perayaan Imlek di Vihara Pastikan Penerapan Prokes

Walkot Tangerang Pantau Perayaan Imlek di Vihara Pastikan Penerapan Prokes
Perayaan Imlek di wihara Tangsel. ©Kemenag/Bimas Buddha
PERISTIWA | 12 Februari 2021 18:36 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Sejumlah Vihara di Tangerang menggelar perayaan imlek secara sederhana dengan menerapkan protokol kesehatan, Kamis (12/2). Perayaan tersebut pun dipantau langsung oleh Wali Kota Tangerang Arif R Wismansyah. Bersama Kapolres dan Dandim Kota Tangerang, Arif melakukan kunjungan ke sejumlah vihara.

"Alhamdulillah, mereka sangat memperhatikan protokol kesehatan. Mudah-mudahan bisa berjalan dengan tertib, dan tentunya dengan kegiatan Imlek ini mereka yang beribadah bisa terus mendoakan yang terbaik untuk kedamaian dan juga agar pandemi ini bisa juga berakhir," kata Arif dikutip dari laman kemenag.go.id, Kamis (12/2).

Tidak seperti Imlek tahun lalu, kini tak ada penampilan barongsai dan kesenian lainnya. Umat hanya melakukan persembayangan dengan protokol kesehatan. Ketua Umum Vihara Nimalla, Yuliyu pun sudah memberikan imbau kepada umat bahwa dalam Vihara tidak melakukan kegiatan apapun seperti sebelum pandemi Covid-19.

"Kita sudah memberikan imbauan kepada umat bahwa di Vihara Nimalla tidak ada kegiatan apapun seperti dulu sebelum pandemi seperti barongsai dan kesenian lainnya. Kita hanya lakukan persembayangan umat dengan mengikuti protokol kesehatan dengan sangat sangat ketat," kata Yuliyu.

Dia menjelaskan sebelum perayaan Imlek pihaknya juga sudah menyampaikan kepada umat terkait imbauan Menteri Agama tentang penerapan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan interaksi, serta menjauhi kerumunan). Dalam Vihara pun pelaksanaan protokol kesehatan dilakukan dengan baik.

"Protokol kesehatan juga diterapkan secara maksimalkan dengan melakukan cek suhu tubuh, cuci tangan memakai masker mengurangi kerumunan dan setelah ibadah umat langsung pulang," ungkapnya.

Sementara itu, penyemprotan di area klenteng dan vihara juga dilakukan oleh Pengurus Vihara Tso Su Kong Tanjung Kait. Salah satu pengurus vihara, Rusli mengatakan, selain penyemprotan, pihaknya juga melakukan pembagian masker kepada warga sekitar dan umat yang beribadah di kelenteng.

"Kita juga mengimbau kepada semua umat dalam perayaan Imlek untuk mematuhi dan melakukan imbauan Menteri Agama dengan melaksanakan Protokol Kesehatan 5M," ungkapnya.

Menurut Rusli, salah satu berkah utama dalam Imlek adalah pentingnya saling menjaga diri. Hal ini sejalan dengan pesan dalam Manggala Sutta yang berbunyi, 'Patirupadesavaso ca, Pubbe ca katapunnata, Attasammapanidhi ca, Etammagalamuttamam'. Artinya kata Rusli bertempat tinggal di tempat yang sesuai memiliki timbunan kebajikan di masa lampau, dan membimbing diri dengan benar.

"Itulah berkah utama. Membimbing diri dengan benar adalah salah satunya melakukan protokol kesehatan itu agar pribadi kita menjadi berguna bagi orang lain dan bermanfaat bagi orang lain di dalam situasi ini," pesannya. (mdk/rhm)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami