Wamenkes: BOR Pasien Covid di Bali Kategori Sedang, Rata-rata 76,75%

Wamenkes: BOR Pasien Covid di Bali Kategori Sedang, Rata-rata 76,75%
Perawatan pasien Covid-19 di RSUD Kota Bogor. ©2021 Merdeka.com/Arie Basuki
NEWS | 29 Juli 2021 21:39 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono, menilai untuk perawatan pasien Covid-19 di Bali, BOR (bed occupancy rate) atau keterisian tempat tidur masuk kategori sedang. Tetapi menurutnya jumlah tersebut sudah melandai dibandingkan dengan beberapa waktu lalu.

"Treatmentnya berdasarkan atas BOR masih masuk kategori sedang, yaitu dengan BOR rata-rata 76,75% ini sudah mulai agak sedikit melandai dibandingkan beberapa waktu yang lalu yang meningkat," ungkapnya saat mengikuti rapat koordinasi dengan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Bali (Provinsi, Kabupaten dan Kota) terkait Penanganan Covid-19 melalui konferensi video bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Kamis (29/7).

"Ada 2.312 kapasitas tempat tidur yang tersedia, untuk tempat tidur isolasi, yang sudah terpakai 1.787, jadi kira-kira masih ada 600 bed tempat tidur lagi yang bisa dinaikan kapasitasnya untuk mengisi kalau ada pasien yang ingin masuk di tempat isolasi," tambahnya.

Terkait obat, Dante juga mengungkapkan bahwa stok ketersediaan obat di Bali sudah tercukupi. Hal tersebut juga diikuti dengan beberapa daerah di Indonesia juga sudah tercukupi.

"Stok obat-obatan memang beberapa sudah mencukupi, ada beberapa obat anti virus yang stok jumlahnya ini melebihi dari beberapa daerah di provinsi lain termasuk beberapa daerah provinsi di Jawa," ucapnya.

Untuk mendukung kebijakan isolasi terpusat, Dante berkomitmen akan memberikan bantuan terutama oksigen.

"Isolasi terpusat sudah dilakukan oleh beberapa sentra isolasi terpusat, beberapa isolasi terpusat yang memang nanti membutuhkan prasarana dan sarana terutama oksigen akan kita bantu misalnya dengan menggunakan oksigen konsentrator," ungkapnya.

Sementara itu Koordinator Tim Pakar BNPB Wiku Adisasmito yang mewakili Kepala BNPB melaporkan bahwa untuk tempat isolasi terpusat di Provinsi Bali sudah disediakan di Wisma Werdhapura dan Wisma Bima I.

"Tempat isolasi terpusat sudah ada total ada 259 kapasitas tempat tidur untuk isolasinya, dan nanti memang diperlukan kita bisa melakukan penambahan," jelasnya. (mdk/bal)

Baca juga:
Luhut Minta Konversi Tempat Tidur RS untuk Pasien Covid-19 di DIY Ditambah
Humas: Pasien Covid-19 di RSUD Cengkareng Semakin Berkurang
Stok Oksigen pada 43 RS di Kaltim Menipis, Hanya Tersisa untuk 2 Hari ke Depan
Pasien Covid-19 Gejala Berat Meningkat di Sumbar
BOR Kota Tangerang Turun, Mendagri Tito Minta Nakes Tak Lengah & Tetap Waspada
RS di Makassar & Gowa Diizinkan Kirim Langsung Jenazah Positif Covid-19 ke Pemakaman

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami