Wapres JK Minta Kejadian di Malang dan Surabaya Picu Rusuh di Papua Diselesaikan

PERISTIWA » MALANG | 19 Agustus 2019 15:56 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla turut prihatin terkait insiden pengepungan asrama disertai kekerasan terhadap mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya beberapa waktu lalu dan kerusuhan di Manokwari. Dia meminta kejadian tersebut harus segera diselesaikan.

"Ya tentu kita prihatin dan menyesalkan kejadian-kejadian yang terakhir itu, semua akibat aja ya, apa yang terjadi di Surabaya, di Malang, itu tentunya perlu dijelaskan secara terbuka, diklarifikasi," kata JK di Kantornya, Jalan Merdeka Utara, Senin (19/8).

Semua pihak kata JK perlu dipersiapkan untuk menuntaskan insiden tersebut. Mulai dari aparat kepolisian hingga Pemda setempat.

"Keterbukaan, dan sistem informasi kemudian persiapan dari semua aparat polisi dan dibantu dengan TNI di sana dan pemda juga saling bekerja sama. Jadi mudah-mudahan ini tidak melebar," ungkap JK.

Dia meminta satu sama lain harus saling menghargai. Dia pun menegaskan agar segera mencari pelaku pemicu insiden tersebut.

"Iya (cari pelaku)," tegas JK.

Dia juga menyesalkan beberapa toko-toko, gedung DPRD yang dibakar. Kemudian JK mengimbau agar masyarakat pendatang di Papua agar bekerja sama dan menjaga tetap kondusifitas.

"Tentu kita sesalkan. Itu sebabnya bukan di sana. Jadi perlu ada klarifikasi dan keterbukaan semua pihak," kata JK.

Baca juga:
JK Mau Insiden Pengepungan Asrama Mahasiswa Papua Hingga Rusuh di Manokwari Diusut
Wiranto Apresiasi Sikap Gubernur Papua & Papua Barat Tak Ingin Situasi Terus Memanas
Wiranto Usut Penyebab Ricuh di Papua Barat
Polisi dan Tokoh Masyarakat Ajak Dialog Mahasiswa Papua di Jakarta
Suasana Mencekam Saat Kerusuhan di Manokwari

(mdk/bal)