Wapres JK minta NU dan Muhammadiyah kembangkan wirausaha keumatan

PERISTIWA | 4 Juli 2018 13:25 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri halal bihalal Idul Fitri 1439 Hijriah di kantor PP Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya No 52, Jakarta Pusat. Dalam sambutannya, JK menjelaskan salah satu yang belum maksimal pada umat Islam yaitu mengembangkan entrepreneurship atau wirausaha keumatan.

"Di setiap lisalah satu yang belum berkembang betul ialah entrepreneurship umat," kata JK di kantor PP Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya No 52, Jakarta Pusat, Rabu (4/7).

Karena itu, JK mengajak semua pihak menggerakkan umat agar berwirausaha. Dia menjelaskan peran NU dan Muhammadiyah dalam menggerakkan umat sangat penting. Hal itu terlihat dari beberapa kesamaan yang dimiliki NU dan Muhammadiyah.

"Memang punya kesamaan dan perbedaan juga. Kalau NU besar karena kementerian. Jadi Pesantren itu banyak pesantren NU tetapi yang punya beda-beda kiai. Tetapi kalau Muhammadiyah holding company, kalau NU sama dengan franchise kayak McDonald's," kata JK sambil berseloroh.

Dia juga meminta kepada NU dan Muhammadiyah agar selalu menjaga suasana aman. Walaupun kata JK berbeda koalisi tetap mendorong agar spirit bangsa wirausaha tetap berkembang.

"Kita harus menjaga suasana ini. Walaupun kita membikin koalisi kita harus mendorong spirit bangsa salah satunya spirit wirausaha. Di mana saya bicara di Muhammadiyah dari semua sektor tingkat satu kita tidak punya mayoritas, cuma satu tentang ekonomi. Dan itu hanya bisa dengan semangat," papar JK.

Diketahui dalam acara tersebut turut hadir sejumlah tokoh Muhammadiyah. Seperti Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Ketua PP Muhammadiyah Yunahar Ilyas, Ketua PP Muhammadiyah Dadang Kahmad. Ketua PP Muhammadiyah Busyqro Muqoddas, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, cendekiawan Muslim Bahtiar Effendy, Mantan Mendikbud Abdul Malik Fajar, Ketua Umum PP 'Aisyiyah Siti Noordjanah Djohantini, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Sekjen MUI Anwar Abbas. Sekum PP Muhammadiyah Haedar Nashir.

Lalu turut hadir pula Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Amien Rais dan Mantan Kapolri Badrodin Haiti.Mantan Menko Perekonomian Chairul Tanjung serta ketua PPP Muhammad Romahurmuziy.

Baca juga:
Datangi PP Muhammadiyah, JK & Anies kembali satu mobil
Kedua kalinya, JK satu mobil dengan Anies
Said Aqil goda Wapres JK, butuh Rp 11 M buat perluas markas PBNU
Halal bihalal dengan PBNU, Wapres JK diberi potongan nasi tumpeng oleh Said Aqil
Naik mobil dinas, Airlangga Hartarto langsung ngacir usai bertemu JK
Ketum Golkar diam-diam temui Jusuf Kalla di Kantor Wapres

(mdk/eko)

BERI KOMENTAR
Join Merdeka.com