Wapres JK tinjau rekonstruksi dan rehabilitasi bangunan di NTB usai dilanda gempa

PERISTIWA | 4 November 2018 20:31 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah

Merdeka.com - Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla (JK) meninjau rekonstruksi dan rehabilitasi yang tengah dilaksanakan di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Minggu (4/11), setelah bencana gempa yang terjadi di daerah tersebut beberapa waktu lalu. Wapres yang terbang dari Bandara Adi Sutjipto, sekitar 11.00 WIB, tiba di Bandara Internasional Lombok sekitar pukul 12.00 WIB.

Wapres JK kemudian melanjutkan perjalanan meninjau lokasi yang kini tengah mulai rekonstruksi di Pengempel Indah, Bertais, Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Di tempat tersebut, masih tampak banyak masyarakat yang hidup dengan bangunan dari seng dan terpal. Sementara tampak dua rumah rekonstruksi yang telah dibangun rangka tulang dan atapnya, meskipun tembok di bangunan 6 x 6 tersebut belum dibuat.

Tampak pula anggota TNI berseragam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Lombok tengah membantu mengerjakan bangunan di lahan yang telah diberi pondasi.

Wapres JK juga berdialog dengan warga pemilik bangunan rumah yang telah terbentuk kerangka tulang dan atapnya tersebut. Selain itu, Wapres JK juga berdialog dengan warga yang dituakan di tempat tersebut.

Usai meninjau Pengempel, Wakil Presiden melanjutkan peninjauan ke SMP Negeri 6 Mataram yang sebelumnya juga terkena dampak gempa. Gedung SMP tiga tingkat tersebut kini telah dipakai untuk kegiatan belajar mengajar setelah dilaksanakan rehabilitasi.

Usai meninjau, Wapres melaksanakan rapat koordinasi rehabilitasi dan rekonstruksi pascagempa di Komplek Kantor Gubernur di Mataram, NTB.

Dalam kesempatan tersebut, tampak Gubernur NTB Zulkieflimansyah berserta jajarannya. Sementara Wakil Presiden juga didampingi mantan Ketua Badan Rekonstruksi dan Rehabilitasi Aceh dan Nias, Kuntoro Mangkusubroto.

Wapres dan rombongan diagendakan kembali ke Jakarta pada Minggu sore waktu setempat, usai rapat koordinasi.

Baca juga:
Produser Upin dan Ipin sumbang Rp 542 juta untuk korban gempa bumi di NTB
BNPB: Hingga Agustus 2018 terjadi 1999 bencana, ribuan orang tewas
Korban gempa Lombok keluhkan persyaratan pencairan bantuan rumah
Sulteng butuh 1.460 sekolah darurat, stok tenda darurat Kemendikbud cuma 46
Pemerintah salurkan bantuan Rp 36,9 miliar perbaiki dampak gempa di Lombok Timur
Presiden Jokowi sebut pemulihan daerah terdampak gempa Lombok alami banyak kemajuan
5.000 Mahasiswa terdampak gempa Lombok dapat beasiswa dari Presiden Jokowi

(mdk/gil)