Wapres Ma'ruf: GeNose Kemajuan Anak Bangsa Karena Sangat Diperlukan

Wapres Ma'ruf: GeNose Kemajuan Anak Bangsa Karena Sangat Diperlukan
Wapres Maruf Amin Melihat Cara Kerja GeNose. ©2021 setwapres
PERISTIWA | 2 Maret 2021 15:53 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin bertemu dengan Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/BRIN) Bambang Brodjonegoro di rumah dinasnya, Jalan Dipenogoro, Jakarta Pusat, Selasa (2/3). Dalam pertemuan tersebut, Bambang mengenalkan alat pendeteksi Covid-19 buatan Universitas Gajah Mada (UGM), GeNose.

"Hari ini saya menerima menteri riset dan teknologi/BRIN yang melaporkan hasil temuannya dalam rangka menscreening dan mengetes covid-19 hasil karya UGM. Dan ini merupakan suatu kemajuan daripada anak bangsa kita, karena sangat diperlukan," kata Ma'ruf Amin usai melakukan pertemuan.

Bambang menjelaskan GeNose tersebut merupakan alat yang bisa jadi opsi untuk screening. Nantinya alat tersebut bisa digunakan mensceering masyarakat atau orang yang akan menghadiri acara-acara serta perkantoran.

"kita harapkan sampai menunggu herdimunity dan pemerintah terus gencar dengan 3T tracing, testing, treatment akan menjadi bagian terpenting dan situ GeNose menjadi sesuai anak bangsa harus selalu dipromisikan," kata Bambang.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo siap mendukung pengembangan alat pendeteksi Covid-19 buatan Universitas Gadjah Mada (UGM), GeNose C19. Tak hanya langsung memesan 100 dan mengusulkan pada Presiden Joko Widodo agar GeNose dijadikan alat pemeriksaan resmi Covid, Ganjar juga menegaskan siap membantu pendanaan UGM dalam rangka pengembangan GeNose C-19.

Hal itu ditegaskan Ganjar saat berkunjung ke pabrik GeNose di Yogyakarta, beberapa waktu lalu. Sebagai gubernur yang juga alumni UGM, Ganjar siap mendukung penuh pengembangan karya anak bangsa itu.

"Saya akan dukung penuh pengembangan GeNose, karena ini karya anak bangsa. Bahkan untuk pengembangannya ke depan, saya siap mengupayakan pendanaan agar produksinya semakin meningkat," katanya.

Suntikan modal lanjut Ganjar sangat dibutuhkan untuk UGM agar program tersebut terus berjalan. Apalagi setelah diluncurkan, jumlah pesanan alat ini terus meningkat.

Ganjar yang juga Ketua Pengurus Pusat Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama) itu menegaskan, pihaknya siap membantu UGM dalam hal pendanaan GeNose. Caranya, ia mengajak seluruh alumni UGM untuk mengumpulkan donasi guna membantu mengembangkan GeNose.

"Alumni UGM kan banyak, bisa kita minta gotong royong membantu pengembangan dan produksi alat ini. Ini bukan sesuatu yang sulit, pasti mereka semua mendukung," jelasnya. (mdk/ray)

Baca juga:
Bandara Yogyakarta Terapkan Tes GeNose Mulai 1 April 2021
Layanan Tes Covid-19 dengan GeNose C19 di Stasiun Gambir
Pemerintah Lakukan Tes Acak GeNose di Tanjung Priok Akhir Pekan Ini
Per 22 Februari, 63.000 Penumpang Kereta Api Manfaatkan Tes GeNose
Diizinkan Menko Luhut, Tes GeNose akan Dipakai di Bandara Mulai 1 April 2021

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami