Wapres Minta Kemampuan TNI Terus Ditingkatkan Atasi Ancaman Militer hingga Hibrida

Wapres Minta Kemampuan TNI Terus Ditingkatkan Atasi Ancaman Militer hingga Hibrida
Wapres hadiri Konferensi Nasional Sishankamrata Abad ke-21. ©Setpwapres
NEWS | 18 Juni 2021 10:46 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Wakil Presiden, Ma'ruf Amin, menghadiri penutupan konferensi nasional sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta (Sishankamrata) abad ke-21 di Universitas Pertahanan, Sentul, Bogor, Jumat (18/6). Dalam sambutannya, Ma'ruf berharap pengembangan TNI sebagai komponen utama harus terus diupayakan.

"Tujuannya agar siap dikerahkan setiap saat baik untuk menghadapi ancaman militer, ancaman nonmiliter, maupun ancaman hibrida," kata Ma'ruf di Universitas Pertahanan, Sentul, Bogor, Jumat (18/6).

Dia juga berharap target pemenuhan MEF (minimum essential force) yang merupakan basis kebijakan modernisasi alat utama sistem persenjataan atau alutsista terus diupayakan. Sehingga secara paralel dukungan profesionalisme dan sumber daya manusia unggul TNI-Polri menjadi hal yang penting dalam rangka mewujudkan pertahanan dan keamanan negara.

"Dukungan profesionalisme dan sumber daya manusia unggul TNI-Polri, menjadi kata kunci dalam rangka mewujudkan pertahanan dan keamanan negara," bebernya.

Ma'ruf mengatakan pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara. Regulasi tersebut memberikan dukungan terhadap pemenuhan komponen cadangan dan komponen pendukung dalam rangka pengelolaan sumber daya nasional untuk pertahanan negara.

Ma'ruf berharap komponen cadangan dan komponen pendukung yang terdiri atas aspek SDM, sumber daya alam, sumber daya buatan, dan sarana prasarana nasionalperlu dipersiapkan sejak dini. Tujuannya, untuk memudahkan apabila suatu saat diperlukan guna memperbesar dan memperkuat kekuatan serta kemampuan TNI sebagai komponen utama yang menjadi bagian dari suatu mekanisme dan garda terdepan di masyarakat.

"Terutama dalam melindungi dan mencegah infiltrasi nilai-nilai yang tidak sesuai dengan ideologi Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI, seperti intoleransi, radikalisme, dan ekstremisme," jelas Ma'ruf. (mdk/lia)

Baca juga:
Pandemi Covid-19 Belum Usai, Wapres Harap Sektor Pertahanan dan Keamanan Diperkuat
Wapres: Seluruh Wilayah Indonesia Terjangkau Internet di 2023
Wapres Ma'ruf: Gernas BBI Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Wapres Ma'ruf Amin Harap Seluruh Wilayah Indonesia Terjangkau Internet Pada 2023
Pendanaan Kesejahteraan Papua 2021 Belum Berjalan Baik, Wapres Panggil Menkeu
Wapres: Kita Harus Waspada dan Tetap Tanggulangi Gangguan Radikalisme

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami