Warga Adang Eksekusi Bangunan di Bantaran Sungai Karang Mumus Samarinda

Warga Adang Eksekusi Bangunan di Bantaran Sungai Karang Mumus Samarinda
PERISTIWA | 7 Juli 2020 15:51 Reporter : Saud Rosadi

Merdeka.com - Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda membongkar bangunan di bantaran Sungai Karang Mumus (SKM), untuk keperluan proses normalisasi sungai akibat pendangkalan dan penyempitan alur sungai akhirnya ditunda, setelah warga menolak pembongkaran dan menuntut ganti rugi.

Ratusan aparat keamanan hingga Satpol PP, hadir di kawasan bantaran SKM di Jalan Dr Soetomo, sejak pukul 07.00 WITA, dari rencana waktu eksekusi pukul 08.00 WITA. Bahkan ekskavator milik Dinas Bina Marga dan Pengairan ikut disiagakan.

Namun di sisi lain ratusan warga mengadang rencana pembongkaran dengan berdemonstrasi di akses jalan masuk bantaran sungai, di kawasan Pasar Segiri. Gerak aparat pun tertahan dan negosiasi berjalan alot.

Akhirnya tim pembongkaran tidak bisa leluasa dan hanya membongkar bangunan liar di pinggir Jalan Dr Soetomo, yang juga ada di bantaran SKM.

Kegiatan pembongkaran dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Samarinda Sugeng Chairuddin. Sempat terlibat adu sengit dengan warga yang menolak pembongkaran dan menuntut ganti rugi.

"Sekarang mana orang-orangnya (meminta ganti rugi), datang ke kantor, dibayar," tegas Sugeng di hadapan warga bantaran SKM yang menolak pembongkaran, Selasa (7/7).

Warga pun merespons dan ngotot meminta yang dibongkar hanya bangunan yang sudah dibayarkan ganti rugi. "Pokoknya, yang sudah dibayar, silakan dibongkar. Yang belum, jangan," ketus warga.

Pendangkalan SKM ditengarai karena banyaknya bangunan tinggal sehingga mengakibatkan penyempitan alur sungai. Imbasnya SKM mudah meluap akibat tidak lancar membuang yang bermuara ke Sungai Mahakam.

Dalam catatan merdeka.com, luapan SKM mengakibatkan banjir parah dua pekan saat momen lebaran Idul Fitri 2019. Saat itu ada 56 ribu jiwa terdampak banjir. Banjir itu terulang tahun ini di bulan Mei. Tidak kurang 30 ribu jiwa jadi korban banjir. (mdk/cob)

Baca juga:
Jokowi Keluhkan Proyek Tol Cisumdawu Terhambat Karena Pembebasan Lahan
LMAN Danai Pembebasan Lahan Proyek PSN Senilai Rp53,3 Triliun
Curhat Bos Pertamina: Tak Mudah Bangun Proyek di Indonesia, Apalagi Pembebasan Lahan
Jokowi Perintahkan Segera Selesaikan Pembebasan Lahan yang Hambat PSN
PN Cikarang Eksekusi Lahan untuk Pembangunan Depo LRT
Pemda Maluku Bakal Permudah Proses Perizinan dan Pembebasan Lahan Blok Masela

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami