Warga Bakar Distrik Nunggawi Tolikara Diduga Buntut Caleg Berebut Suara

PERISTIWA | 26 April 2019 19:32 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah

Merdeka.com - Perebutan suara antar calon anggota legislatif di Distrik Nunggawi, Kabupaten Tolikara diduga menjadi penyebab dibakarnya kantor distrik, Kamis (25/4).

Seperti diberitakan Antara, aksi itu berawal saat Ketua PPD Distrik Nunggawi bersama Panwas Distrik Nunggawi membawa kabur dokumen Pileg 2019 berupa form C1, Minggu (21/4).

Dokumen itu kemudian diserahkan kepada salah satu caleg yang hingga kini posisinya tidak diketahui. Akibatnya warga marah dan membakar kantor distrik, Kamis (25/4) sekitar pukul 14.30 WIT.

Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin ketika mengakui adanya kasus pembakaran kantor distrik Nunggawi di Kabupaten Tolikara. "Kasusnya masih dalam penyelidikan dan saat ini perwira pemantau wilayah (pamatwil) masih berada di Karubaga, ibu kota Kabupaten Tolikara," kata Irjen Pol Sormin.

Baca juga:
KPU Ingatkan Capres-Cawapres dan Parpol Serahkan LPPDK Sebelum 2 Mei
Bawaslu Tinjau Server KPU
Ditolak Warga Palembang, Pemungutan Suara Lanjutan Hanya Digelar di 15 TPS
Petugas Pemilu Meninggal di Sumsel Bertambah Jadi 12 Orang
Tunggu KPU, Pemerintah Belum Cairkan Santunan Petugas Pemilu yang Meninggal
Hidayat Nur Wahid Setuju Wacana Pembentukan Pansus Bahas Kecurangan Pemilu 2019

(mdk/gil)