Warga Bantu Polisi Cari Kepala Jasad Balita di Samarinda

PERISTIWA | 9 Desember 2019 15:37 Reporter : Saud Rosadi

Merdeka.com - Penemuan balita tanpa kepala, yang dipastikan itu adalah jasad balita Ahmad Yusuf Ghazali (4) yang hilang 16 hari, jadi perbincangan warga. Warga relawan kebencanaan Samarinda mulai hari ini, bergerak mencari organ tubuh balita Yusuf.

Tidak kurang 15 personel, sekira pukul 11.30 Wita tadi, memulai penelusuran parit besar hingga kecil, dari titik penemuan jasad balita Yusuf, di permukiman Jalan Pangeran Antasari II RT 30 Kelurahan Teluk Lerong Ilir.

"Kami lakukan pencarian di darat dan di air. Baik itu mulai dengan jalan kaki menelusuri parit sampai menggunakan perahu," kata salah satu koordinator relawan kebencanaan Info Taruna Samarinda (ITS) Joko Iswanto, kepada merdeka.com, Senin (9/12) siang.

Joko menerangkan, penelusuran tim relawan gabungan, bertujuan untuk membantu keluarga korban balita Yusuf. "Benar. Kami telusuri parit ini, untuk mencari organ tubuh balita Yusuf yang hilang. Pencarian sudah sekira 1 kilometer," ujar Joko.

"Jadi, ini bentuk kepedulian kami dari relawan. Jadi ada 15 orang relawan yang menelusuri parit, bergerak mengamati selama penelusuran. Meski kami temukan kendala, kondisi air di parit naik karena sungai sedang pasang," tambah Joko.

1 dari 1 halaman

Jasad Ditemukan Tak Utuh

Kasat Reskrim Polresta Samarinda AKP Damus Asa membenarkan, jasad balita Ahmad Yusuf Ghazali, sejak ditemukan kemarin, memang sudah tidak utuh lagi.

"Banyak anggota tubuh dari korban yang sudah tidak ada. Kemungkinan besar, karena sudah cukup lama sejak kejadian, sudah 16 hari," ujar Damus.

Menurut dia, panjang jalur parit di sekitar lokasi PAUD, sampai dengan lokasi penemuan jasad korban, memiliki panjang 4-5 kilometer. "Dari kejadian 16 hari ini, tentunya organ tubuh yang bersangkutan, sudah tidak lagi utuh," tambah Damus.

Damus kembali menegaskan, sampai saat ini, belum menemukan indikasi balita Yusuf meninggal akibat aksi kejahatan. "Tapi kami tetap mendalaminya, dari penyelidikan yang sedang berjalan sekarang ini," demikian Damus.

Diketahui, Minggu (8/12) kemarin, jasad balita tanpa kepala, ditemukan sekira pukul 05.00 Wita di parit oleh warga Jalan P Antasari II RT 30. Warga itu terkejut melihat ke arah parit besar di bawah rumahnya, yang ternyata jasad balita. Jasad itu pun dibawa ke kamar jenazah RSUD AW Syachranie, dan orangtuanya memastikan, itu jasad Yusuf yang hilang sejak Jumat (22/11) lalu, dilihat dari pakaian yang masih melekat. (mdk/gil)

Baca juga:
Polisi Gelar Prarekonstruksi Selidiki Kasus Balita Tanpa Kepala di Samarinda
Jasad Balita Tanpa Kepala Rupanya Anak yang Hilang di PAUD 2 Minggu Lalu
Jasad Balita Tanpa Kepala yang Ditemukan di Parit Diautopsi
Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Underpass Senen
Misteri Kematian Kepala Sekolah di Jok Tengah Mobil Avanza
Penemuan Jasad Pria Dalam Perut Buaya di Malaysia Diduga WNI
Warga Samarinda Dihebohkan Penemuan Balita Tanpa Kepala di Parit

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.